TANGERANGPEDIA – Kesbangpol Kota Tangerang terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan melalui Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Rabu (22/7/2026).
Melalui program ini, Kesbangpol Kota Tangerang mengajak masyarakat menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Pencegahan dinilai lebih efektif jika dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Karena itu, edukasi menjadi fokus utama kegiatan.
Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan yang digelar Kesbangpol Kota Tangerang. Mereka berasal dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pengurus RT dan RW. Seluruh peserta diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Ciptakan Lingkungan Kondusif, Aman dan Bersinar (Bersih Tanpa Narkoba).” Tema itu menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, menegaskan bahwa penanganan narkotika tidak dapat dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Menurutnya, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada kesadaran dan kepedulian masyarakat.
“Kegiatan sosialisasi ini berfokus pada langkah pencegahan berbasis komunitas. Kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat agar mampu membentengi lingkungannya secara mandiri,” ujar Teguh.Rabu (22/7/2026)
Ia menjelaskan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta pengurus RT dan RW memiliki posisi strategis. Mereka dapat menjadi agen perubahan yang menyampaikan edukasi kepada warga. Dengan cara itu, informasi mengenai bahaya narkoba dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Selain memberikan pemahaman tentang bahaya narkotika, kegiatan ini juga membahas langkah pencegahan yang dapat dilakukan di tingkat lingkungan. Masyarakat diajak mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba. Mereka juga didorong berani melaporkan jika menemukan dugaan peredaran narkotika.
Menurut Teguh, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan Kota Tangerang yang bersih dari narkoba. Kolaborasi tersebut harus terus diperkuat melalui edukasi yang berkelanjutan.
“Langkah strategis menuju Kota Tangerang Bersinar tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat dan peran aktif seluruh elemen masyarakat hingga tingkat RT dan RW,” tegasnya.
Kesbangpol Kota Tangerang juga memastikan seluruh program P4GN-PN berjalan sesuai regulasi nasional dan daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN-PN yang terus diperkuat di daerah.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi penyambung informasi di lingkungan masing-masing. Edukasi yang diberikan tidak berhenti di ruang sosialisasi. Pengetahuan tersebut harus diteruskan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar.
Kesbangpol Kota Tangerang optimistis penguatan kapasitas masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman. Kesadaran kolektif dinilai menjadi benteng paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Kota Tangerang diharapkan semakin dekat mewujudkan Kota Bersinar (Bersih Tanpa Narkoba). Lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan bebas narkoba menjadi tujuan bersama yang harus terus dijaga oleh seluruh warga.
(ADV)

















Comments are closed.