Breaking News, Sejumlah Kedaraan Terlibat Lakalantas di Gerbang Tol Ciawi

Bisnis & Ekonomi

Dewan Sebut Ada Potensi Pelaku Industri ‘Cabut’ dari Kota Tangerang

badge-check

Design y. Ben Hemansyah Perbesar

Design y. Ben Hemansyah

Design by. Ben Hermansyah
  Design by. Ben Hemansyah

TANGERANG – Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Saiful Milah mengimbau Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten melakukan upaya-upaya strategis untuk memproteksi pengusaha industri di Kota Tangerang, khususnya yang berkaitan dengan perbandingan upah antara Banten dengan Jawa Tengah.

Menurutnya, adanya perbedaan upah tersebut membuat para pengusaha lebih memilih untuk migrasi alias cabut dari Kota Tangerang ke daerah Jawa Tengah. Apalagi, di daerah Jawa Tengah infrastrukturnya dianggap lebih mendukung seperti jalan tol dan lebih strategis secara geografis.

Hal itu dikatakan Saiful Milah, menyusul kabar adanya gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap 2.000 karyawan di PT Panarub Industri. Menurutnya, adanya PHK bukan hanya imbas dari pandemi covid-19 maupun krisis global.

Politisi Partai Golkar itu menilai adanya PHK besar-besaran merupakan siasat yang dilakukan oleh perusahaan. Harusnya, kata dia, Pemprov Banten maupun Pemkot Tangerang harus bisa memproteksi bagaimana tidak terjadi kenaikan upah terlalu tinggi yang dituntut oleh para buruh.

“Ada solusi misalnya buruh disentuh diamankan jaminan kesehatannya, di kawasan itu ada rumah sakit yang memang untuk buruh, ada koperasi yang dibina dan kuat, ada transportasi yang dijamin, biaya pendidikan yang dijamin, sehingga buruh tidak lagi mengukur kehidupan layaknya terlalu tinggi di Tangerang,” kata Saiful Milah, Selasa (6/6/2023).

Baca Juga:  Peta Dukungan Terbelah Jelang Musda Partai Golkar Kota Tangerang 2025, Zamaludin Tantang Sachrudin?

Informasi yang diperoleh dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang menyebutkan PT Panarub telah menyampaikan akan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap 2.000 karyawannya pada tahun 2023. Namun, PHK tersebut dilakukan secara bertahap.

Wacana pemutusan kerja telah dilaporkan ke pihaknya sejak tahun lalu. Sampai saat ini, terhitung sudah mencapai 1.214 orang. Alasan adanya gelombang PHK tersebut lantaran dampak dari pandemi covid-19 yang berdampak pada lesunya job order di perusahaan sepatu tersebut. (dra)

Comments are closed.

Read More

Komisi IV DPRD Kota Tangerang Prioritaskan Penanganan Banjir dan Akses Jalan di Ciledug

16 July 2026 - 15:28 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang sekaligus Ketua Fraksi PAN-PPP, Dadan Syahrudin (foto: ist)

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Perjuangkan Rehabilitasi Gedung MUI Periuk

14 July 2026 - 23:04 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Sumarti, S.IP., M.IP (foto:ist)

Perumda Tirta Benteng Genjot Layanan Air Bersih, Jatake Jadi Lokasi Perluasan Jaringan

12 July 2026 - 16:20 WIB

Perumda Tirta Benteng saat acara Sosialisasi Jaringan Air Minum di Jatake (foto: ist)

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

11 July 2026 - 13:31 WIB

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

9 Ruas Jalan Prioritas di Kota Tangerang Segera Diperbaiki, Simak Daftar Lokasinya

9 July 2026 - 16:30 WIB

Petugas PUPR Kota Tangerang saat melakukan Pemadatan Aspal di Jalan Neglasari (foto:tangerangpedia)
Trending on Kota Tangerang