TANGERANGPEDIA – Perbaikan Jalan Kota Tangerang kembali menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pada tahun ini. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah telah menetapkan sembilan ruas jalan prioritas. Dalam rencananya akan segera menjalani proses perbaikan, peningkatan, hingga pembangunan demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Program Perbaikan Jalan Kota Tangerang tersebut, menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam memperkuat infrastruktur perkotaan. Sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Saat ini sejumlah paket pekerjaan telah memasuki tahap pengadaan, sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai secara bertahap.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa Perbaikan Jalan Kota Tangerang akan meliputi berbagai jenis pekerjaan. Mulai dari penambalan lubang jalan, pengaspalan ulang, hingga rekonstruksi jalan menggunakan beton maupun hotmix sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Program peningkatan ruas jalan yang sudah diagendakan ini telah memasuki proses pengadaan. Nantinya akan mencakup aktivitas perbaikan berupa penambalan lubang jalan, pengaspalan ulang, hingga rekonstruksi jalan menggunakan beton atau hotmix di sejumlah titik jalan tertentu,” ujar Taufik, Kamis (09/07/26).
Adapun sembilan ruas jalan yang masuk dalam daftar prioritas perbaikan meliputi Jalan Raya M. Toha Karawaci, Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Husein Sastranegara Benda, Jalan Raya Bayur Periuk, Jalan Sangego Selatan, Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, Jalan Sitanala Neglasari, Jalan Garuda Batuceper, serta Jalan Teuku Umar Karawaci.
Pemkot Tangerang menilai peningkatan kualitas jalan menjadi kebutuhan penting seiring tingginya aktivitas masyarakat dan pertumbuhan kendaraan setiap tahunnya. Oleh karena itu, pekerjaan perbaikan dilakukan tidak hanya untuk mengatasi kerusakan, tetapi juga memperpanjang usia layanan jalan sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna.
Selain memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan, Dinas PUPR juga melanjutkan sejumlah proyek pembangunan jalan strategis yang telah dimulai pada tahun sebelumnya. Program ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik.
“Tidak hanya ada program peningkatan yang bersifat perbaikan, kami juga mengagendakan program pembangunan jalan lanjutan dari tahun sebelumnya meliputi Jalan Saluran Pembuang Semanan (Green Lake Cipondoh–Jakarta), Jalan Pembuang Semanan (Poris Indah–GOR Gondrong), dan Jalan Sisi Saluran Cisadane Barat di Bayur untuk mengurangi kemacetan di Kota Tangerang,” tambah Taufik.
Pembangunan jalan baru tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Tangerang dalam menciptakan jaringan transportasi yang lebih efektif. Dengan bertambahnya akses jalan, distribusi kendaraan diharapkan lebih merata sehingga potensi kemacetan dapat ditekan.
Pemkot Siapkan Pengaspalan dan Rekonstruksi di 9 Ruas Prioritas
Selanjutnya, Pemkot Tangerang menargetkan seluruh pekerjaan pada ruas jalan prioritas dapat dimulai secara bertahap sejak Juli hingga akhir tahun 2026. Pelaksanaan proyek akan disesuaikan dengan tahapan pengadaan dan kesiapan teknis di lapangan agar hasil pembangunan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap masyarakat dapat menikmati infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas. Perbaikan yang dilakukan juga diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperkuat daya saing Kota Tangerang sebagai kota yang terus berkembang dengan infrastruktur modern dan berkelanjutan.
(Red)

















