TANGERANGPEDIA – Walikota Sachrudin meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Tangerang untuk cepat, responsif, dan menindaklanjuti seluruh laporan aduan masyarakat yang masuk melalui aplikasi Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA) tanpa penundaan.
Hal itu ditegaskan Walikota Tangerang Sachrudin saat meninjau langsung laporan masyarakat melalui LAKSA di Ruang Tangerang Live Room (TLR), Puspem Kota Tangerang, Senin 14 April 25.
“Saya minta, seluruh OPD untuk segera menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Yaitu, keluhan masyarakat yang disampaikan melalui Laporan Aspirasi Kotak Saran Anda atau LAKSA. Itu semua harus segera disikapi tidak boleh ditunda-tunda,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang ini.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mugiya Wardhany menyatakan, setiap laporan yang masuk melalui LAKSA secara otomatis diteruskan ke OPD terkait.
“Tidak hanya diterima, tetapi laporan juga langsung dipantau dan ditindaklanjuti. Memastikan bahwa tidak ada laporan yang terabaikan, bahkan sejumlah penanganan pun dipublikasikan secara terbuka dengan konsep before after seperti halnya perbaikan jalan atau pohon tumbang dan lainnya,” papar Mugiya.
Mugiya mengatakan, LAKSA yang terintegrasi dalam aplikasi Tangerang LIVE, telah menjadi kanal utama warga dalam menyampaikan keluhan, saran, maupun aspirasi seputar layanan publik di Kota Tangerang. Warga bisa melaporkan persoalan, mulai dari infrastruktur, kebersihan lingkungan hingga pelayanan administrasi.
“Pemkot Tangerang pastikan komitmen untuk terus membangun budaya pelayanan yang cepat, tanggap dan akuntabel. Komitmennya seluruh suara warga harus didengar dan ditindaklanjuti secepat mungkin,” imbuhnya.
“Pemkot Tangerang pun mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi menjaga dan membangun Kota Tangerang, melalui pelaporan yang konstruktif demi pelayanan publik yang lebih baik,” tambahnya.
Sekadar diketahui, per Senin 14 April 2025 pagi ada 3.986 pengaduan yang masuk, 27 aduan proses, 175 aduan menunggu dengan tingkat kerumitannya lebih kompleks dan 3.824 laporan lainnya selesai ditindaklanjuti atau 95,5 persen selesai.















Comments are closed.