TANGERANGPEDIA – Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan pengajian akbar sekaligus halal bihalal di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Kamis (15/05/2025). Acara ini dihadiri ratusan jamaah Muslimat dari seluruh kecamatan dan diisi oleh tausiah Ustadzah Umi Yamsasni.
Acara tersebut juga dihadiri oleh penasihat Muslimat NU Kabupaten Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Achmad Kasori, yang mewakili Bupati Tangerang.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh H. Achmad Kasori, Bupati Tangerang menekankan pentingnya momen halal bihalal sebagai ajang memperkuat ukhuwah dan sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan, khususnya Muslimat NU.
“Muslimat NU telah menunjukkan kontribusi luar biasa dalam bidang sosial, pendidikan, dakwah, hingga penguatan ekonomi umat. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya.
Ia juga mengajak Muslimat NU untuk terus berperan aktif dalam mendukung program strategis Pemkab Tangerang demi menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tangerang, Hj. Khaeroyaroh, menyampaikan tiga program unggulan organisasi. Ketiganya yaitu:
1. Mustika Mesem (Muslimah Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem),
2. Mustika Darling (Muslimah Cantik Sadar Lingkungan),
3. Mustika Seger (Muslimah Cantik Sehat dan Bugar).
Ketiga program tersebut dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata Muslimat NU dalam bidang sosial, kesehatan, dan lingkungan.
“Program ini tidak hanya menargetkan perubahan positif di lingkungan Muslimat NU, tetapi juga ingin menginspirasi organisasi lain agar bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah,” tegas Khaeroyaroh.
Sebagai simbol kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, kegiatan ini juga disertai dengan pemberian bantuan berupa bibit pohon dan paket sembako kepada para lansia.
Dengan sinergi yang kuat antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah, diharapkan pembangunan masyarakat di Kabupaten Tangerang dapat berlangsung lebih inklusif dan berkelanjutan.
(Red)















Comments are closed.