TANGERANGPEDIA – Menjelang evaluasi 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin–Maryono, program unggulan bertajuk “Gampang Sekolah” mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pelajar. Program ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas layanan publik di sektor pendidikan.
Salah satu kebijakan utama dalam program Gampang Sekolah adalah penyediaan transportasi gratis bagi pelajar melalui armada Bus Tayo dan Si Benteng. Layanan ini disiapkan untuk menjangkau titik-titik strategis, termasuk rute sekolah negeri dan swasta di Kota Tangerang.
Kehadiran bus gratis ini disambut antusias oleh siswa-siswi. Zahira, siswi SMPN 4 Kota Tangerang, mengaku sangat terbantu karena bisa menghemat uang jajan dan tidak perlu lagi meminta ongkos ke orang tua.
“Sekarang aku bisa berangkat dan pulang sekolah naik Bus Tayo tanpa perlu minta uang ojek ke orang tua. Selain nyaman, aku juga merasa lebih aman,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Erina, pelajar lainnya yang turut memanfaatkan transportasi umum gratis ini. Ia menyebut program Gampang Sekolah membuatnya lebih disiplin dan semangat ke sekolah karena bisa berangkat bersama teman.
“Bus dan angkotnya sudah nyaman, sudah jelas juga jam keberangkatannya. Haltenya juga dekat sekolah, jadi pasti akan terus naik angkutan umum,” tuturnya.
Program Gampang Sekolah, merupakan salah satu indikator keberhasilan 100 hari kerja Sachrudin–Maryono. Dalam menghadirkan kebijakan, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tak hanya meringankan beban biaya transportasi, program ini juga mendorong budaya menggunakan angkutan umum yang ramah lingkungan dan aman bagi pelajar.
Pemkot Tangerang memastikan bahwa program Gampang Sekolah, akan terus dikembangkan. Rencana penambahan rute dan peningkatan kualitas armada, menjadi bagian dari evaluasi lanjutan 100 hari kerja. Yang akan diumumkan secara resmi pada akhir Mei 2025.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Sachrudin dan Maryono. Mempertegas visi mereka dalam menciptakan kota layak huni, dan ramah anak melalui solusi konkret di bidang pendidikan dan transportasi publik.
(Fiz/Red)


















Comments are closed.