Breaking News, Sejumlah Kedaraan Terlibat Lakalantas di Gerbang Tol Ciawi

Terbaru

Tongkang Soil Test di Laut Tangerang Utara Bikin Nelayan Gelisah, Reklamasi Terselubung?

badge-check

Pekerjaan Soil Test di Proyek Pagar Laut Tangerang (foto : ist) Perbesar

Pekerjaan Soil Test di Proyek Pagar Laut Tangerang (foto : ist)

TANGERANGPEDIA – Soil Test di Laut Tangerang Utara kembali menyita perhatian publik setelah nelayan Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, mendapati sejumlah tongkang melakukan uji tanah di tengah laut. Kehadiran tongkang ini sontak mengingatkan masyarakat pada polemik pagar laut dan tumpukan pasir yang sebelumnya diduga bagian dari proyek reklamasi.

 

Dalam sebuah video yang beredar, nelayan memperlihatkan enam tongkang melakukan aktivitas sondir. Mereka mengaku resah karena kegiatan tersebut berlangsung tanpa ada pemberitahuan maupun izin dari masyarakat pesisir.

“Ini pekerjaan apa lagi? Pagar laut saja belum beres, sekarang sudah ada tongkang Soil Test begini. Nelayan kecil makin bingung,” ungkap seorang nelayan Desa Ketapang, Sabtu (13/09/2025).

 

Bagi nelayan, kemunculan Soil Test di Laut Tangerang Utara menimbulkan kekhawatiran serius. Mereka khawatir aktivitas tersebut menjadi awal dari proyek reklamasi baru yang berpotensi mengancam wilayah tangkapan ikan. Nelayan kecil bahkan menyebut kondisi ini membuat mereka “menangis”, karena akses dan ruang hidup di laut bisa semakin terhimpit.

Baca Juga:  39 Starup Mahasiswa UMN Tampil di Skystar Ventures

 

Secara teknis, Soil Test atau uji tanah adalah prosedur penting untuk mengetahui karakteristik tanah, termasuk daya dukung dan stabilitas. Biasanya, pengujian dilakukan sebelum konstruksi besar seperti jembatan, pelabuhan, atau reklamasi. Tujuannya memastikan desain fondasi aman dan meminimalisir risiko kegagalan struktur. Namun, di sisi lain, uji tanah di kawasan pesisir menimbulkan tanda tanya besar: proyek apa yang sedang dipersiapkan?

 

Hingga berita ini diturunkan, identitas pihak pelaksana dan pemberi perintah Soil Test di Laut Tangerang Utara belum terkonfirmasi. Aparat pemerintah maupun instansi terkait diminta segera memberikan penjelasan agar keresahan nelayan tidak semakin meluas.

 

Bagi masyarakat pesisir, keterbukaan informasi sangat penting. Tanpa komunikasi yang jelas, setiap aktivitas proyek di laut mudah memicu kecurigaan sebagai bagian dari reklamasi terselubung. Nelayan berharap pemerintah hadir, bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi juga memastikan hak hidup mereka tidak terpinggirkan oleh kepentingan pembangunan.

(Red)

Comments are closed.

Read More

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Perjuangkan Rehabilitasi Gedung MUI Periuk

14 July 2026 - 23:04 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Sumarti, S.IP., M.IP (foto:ist)

Perumda Tirta Benteng Genjot Layanan Air Bersih, Jatake Jadi Lokasi Perluasan Jaringan

12 July 2026 - 16:20 WIB

Perumda Tirta Benteng saat acara Sosialisasi Jaringan Air Minum di Jatake (foto: ist)

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

11 July 2026 - 13:31 WIB

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

9 Ruas Jalan Prioritas di Kota Tangerang Segera Diperbaiki, Simak Daftar Lokasinya

9 July 2026 - 16:30 WIB

Petugas PUPR Kota Tangerang saat melakukan Pemadatan Aspal di Jalan Neglasari (foto:tangerangpedia)

Bulan Apresiasi WApreS 2026 Sukses Digelar, Launching Media SBI Curi Perhatian

5 July 2026 - 18:58 WIB

Pelopor WApreS, Redi Andawanto (foto: ist)
Trending on Acara dan Event