TANGERANGPEDIA – Suasana sidang paripurna DPRD Kabupaten Tangerang mendadak ricuh saat tiga mahasiswa melakukan aksi demo di tengah peringatan HUT Kabupaten Tangerang ke-393. Aksi tersebut membuat Protokol Pemkab Tangerang kecolongan, setelah mahasiswa berhasil masuk ke ruang sidang utama di lantai dua gedung DPRD. Senin (13/10/25)
Aksi mahasiswa demo di DPRD Tangerang ini, menyoroti persoalan pencemaran lingkungan. Yang diduga dilakukan oleh sejumlah pabrik, di wilayah Kabupaten Tangerang. Ketiganya berteriak lantang meminta agar pemerintah daerah segera menghentikan aktivitas industri yang membuang limbah ke aliran sungai.
Teriakan mahasiswa itu, sontak membuat petugas keamanan dan tim protokol bergerak cepat. Dalam hitungan detik, ketiga mahasiswa tersebut langsung diamankan dari ruang sidang. Oleh aparat gabungan dari Polres Metro Tangerang, Satpol PP, serta unsur TNI yang bertugas di lokasi. Mereka kemudian digiring ke luar gedung DPRD l, dan dibawa menuju lapangan upacara di kawasan Tigaraksa.
Koordinator GMNI Kabupaten Tangerang, Endang, menyampaikan tuntutan mereka agar pemerintah melalui DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertindak tegas terhadap pabrik yang mencemari lingkungan.
“Semua pabrik harus ditutup karena limbahnya dibuang ke kali. Ini sudah merugikan masyarakat,” tegas Endang di hadapan wartawan setelah diamankan dari ruang sidang.
Endang juga menilai, bahwa momentum HUT ke-393 ini seharusnya menjadi refleksi bagi pemerintah daerah. Untuk bergerak cepat menegakkan aturan lingkungan.
“Kami tidak ingin perayaan ulang tahun daerah ini hanya seremonial, tapi juga menjadi titik balik untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Protokol Pemkab Tangerang, Suryadi, mengakui bahwa insiden tersebut merupakan bentuk kelengahan tim pengamanan.
“Ya, kami kecolongan,” ucapnya singkat saat menyaksikan para mahasiswa melakukan konferensi pers di luar gedung DPRD.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan bahwa pihaknya akan membahas insiden tersebut secara internal.
“Nanti kami bahas,” pungkasnya.
(Red)















Comments are closed.