TANGERANGPEDIA – Kongres FKWT 2025 resmi menetapkan Gugun sebagai Ketua FKWT 2025–2029 dalam gelaran Kongres FKWT I yang berlangsung di Puncak-Bogor. Agenda besar organisasi wartawan Tangerang ini berjalan demokratis dan kondusif sejak sidang dibuka hingga penetapan hasil akhir. Momentum ini sekaligus menandai arah baru konsolidasi organisasi serta pembaruan AD/ART untuk memperkuat tata kelola FKWT. Sabtu (29/11/25)
Sejak awal, Kongres FKWT 2025 menyita perhatian seluruh anggota. Para pendiri, pembina, penasehat, dan perwakilan media hadir lengkap untuk memastikan forum berjalan terbuka. Pada sidang pleno, peserta memberi masukan yang menambah dinamika. Namun suasana tetap kondusif karena seluruh proses dipandu berdasarkan tata tertib sidang.
Pada sesi inti, yaitu pemilihan ketua, nama Gugun muncul sebagai figur yang dipercaya mampu membawa FKWT ke fase baru. Proses pemilihan berlangsung melalui sidang pleno yang dipimpin panitia. Hasilnya, Gugun resmi ditetapkan sebagai Ketua FKWT masa bakti 2025 – 2029.
Dalam pernyataannya, Gugun menyampaikan komitmen untuk memperkuat soliditas internal. Ia menegaskan pentingnya FKWT hadir sebagai organisasi profesional yang fokus pada peningkatan kompetensi wartawan.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan memulai dengan konsolidasi internal agar FKWT makin solid, profesional, dan berperan untuk kemajuan dunia media,” ujar Gugun.
Ia juga menyatakan FKWT siap memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah, DPRD, hingga instansi strategis lainnya. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar organisasi bergerak lebih cepat dan relevan.
Sementara itu, Ketua Steering Committee Uis Adi Dermawan menegaskan bahwa seluruh rangkaian Kongres FKWT I berlangsung demokratis dan transparan. Uis menyebut kongres ini sebagai tonggak penting penguatan organisasi.
“Kongres ini menjadi sejarah baru bagi FKWT. Semua proses berjalan partisipatif. Revisi AD/ART juga menjadi landasan kuat bagi organisasi untuk beradaptasi dengan perkembangan dunia media,” kata Uis.
Ia menjelaskan sejumlah poin perubahan AD/ART, termasuk penegasan struktur organisasi, mekanisme keanggotaan, penyempurnaan kode etik, hingga sistem evaluasi program kerja.
“Langkah ini akan memperkuat FKWT di masa depan,” tandas Uis.
(Red)















Comments are closed.