TANGERANGPEDIA – Guna mengantisipasi bencana akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir ini, Komisi IV DPRD Kota Tangerang terus mendorong optimalisasi mitigasi bencana di Kota Tangerang berjalan matang.
Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah daerah di Indonesia akhir-akhir ini menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi mengatakan pihaknya mendorong Pemerintah Kota Tangerang mulai fokus menyiapkan perangkat kesiapsiagaan sebagai mitigasi bencana khususnya dalam menghadapi puncak musim penghujan di Kota Tangerang.
Apalagi, Kota Tangerang masih memiliki beberapa wilayah yang terpantau dalam wilayah rawan banjir, seperti di kawasan Ciledug dan sekitarnya.
“Saat ini sudah memasuki musim penghujan untuk mengantisipasi adanya cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang harus sudah melakukan mitigasi dan melakukan kesiapsiagaan terjadinya potensi bencana,” ujar Edi.
DPRD Kota Tangerang juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektoral berjalan secara maksimal. Salah satunya, mendorong peran dinas terkait untuk terus melakukan monitoring, evaluasi, sekaligus perbaikan kinerja mitigasi bencana dari tahun-tahun sebelumnya.
“Kami juga mendorong dinas-dinas terkait lainnya untuk melakukan optimalisasi sistem pengendalian bencana, khususnya banjir, seperti menormalisasi drainase dengan melakukan pengerukan sedimen sebagai upaya antisipasi genangan air maupun banjir,” tambahnya.
Selain itu, DPRD Kota Tangerang berkomitmen meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana khususnya banjir, seperti melakukan kerja bakti dan gotong royong masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Kami sangat optimis dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana sekaligus meminimalkan dampak-dampak merugikan lainnya,” pungkasnya.


















Comments are closed.