TANGERANGPEDIA – Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang memastikan proses perbaikan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) dan Jalan M. Toha berjalan sesuai prosedur teknis. Fokus masyarakat terhadap perbaikan Jalan Gatsu dan M. Toha menjadi alasan perusahaan memberikan penjelasan lengkap, termasuk tahapan pekerjaan dan target penyelesaiannya. Pada tiga paragraf pertama, informasi mengenai pengawasan PUPR dan progres lapangan ditegaskan kembali untuk menjaga transparansi. Minggu (07/12/25)
Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, Doddy Effendy, menegaskan bahwa seluruh pengerjaan berada dalam pengawasan Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Kota Tangerang. Pada ruas Jalan Gatsu, pekerjaan sudah memasuki tahap pembesian dan pengecoran setelah konstruksi sebelumnya dinyatakan lulus uji test agregat CBR oleh Laboratorium PUPR. Doddy memastikan tahap ini ditargetkan rampung pada 20 Desember 2025.
Ia menjelaskan bahwa pemasangan jaringan distribusi utama (JDU) dimulai sejak Juni 2025 dan menjadi fondasi utama peningkatan pasokan air bersih di wilayah Jatiuwung.
“Setelah pipa selesai dipasang, masih ada tahap test hidrostatis, uji pengaliran, hingga flushing untuk memastikan kualitas dan keamanan pipa. Proses ini membutuhkan waktu sebelum perbaikan badan jalan dilakukan,” jelas Doddy.
Menurutnya, tahapan pengujian tersebut merupakan syarat wajib.
“Jadi bukan keterlambatan, tetapi tahapan teknis yang memang harus ditempuh. Semua diawasi dan harus mendapat persetujuan PUPR pusat maupun PUPR Kota Tangerang,” tegas Doddy.
Selain progres teknis, Doddy juga merespons persepsi masyarakat soal lamanya pekerjaan. Ia menegaskan bahwa proyek ini tidak sekadar memperbaiki jalan, melainkan memastikan jaringan pipa yang ditanam sudah aman dan layak operasi. Karena itu, penyelesaian lapis jalan baru bisa dilakukan setelah seluruh uji kelayakan teknis dinyatakan selesai.
Pengerjaan juga berlangsung di ruas Jalan M. Toha hingga Jalan Galeong, yang menjadi koridor penting mobilitas warga. Semua rangkaian pekerjaan perbaikan jalan tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2025.
Di akhir penjelasan, Doddy menyampaikan harapan agar warga memahami proses yang sedang berjalan.
“Perumda Tirta Benteng berharap masyarakat dapat memahami proses pengerjaan yang masih berlangsung. Sekaligus meminta dukungan dan kesabaran karena hasil akhir pekerjaan akan memberikan manfaat peningkatan distribusi air bersih khususnya di wilayah Jatiuwung dan sekitarnya,” tutupnya.
(*)















Comments are closed.