TANGERANGPEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong daya saing industri lokal dengan membuka Bimbingan Teknis Tingkat Komponen Dalam Negeri (Bimtek TKDN) Tahun 2026. Program strategis ini dibuka secara gratis, dan ditujukan khusus bagi pelaku usaha industri di Kota Tangerang. Yang memenuhi persyaratan, dengan kuota peserta terbatas.
Melalui Bimtek TKDN 2026, Pemkot Tangerang ingin memastikan pelaku usaha lokal mampu memahami secara teknis. Proses perhitungan hingga pengajuan sertifikasi TKDN, yang kini menjadi syarat penting dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Program ini, sekaligus menjadi bagian dari upaya konkret. Untuk mendukung kebijakan nasional penggunaan produk dalam negeri.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi, menegaskan bahwa Bimtek TKDN 2026 dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan industri lokal agar lebih kompetitif dan berdaya saing.
“Bimtek TKDN ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam menghitung dan mengajukan sertifikasi TKDN, sehingga produk lokal dapat bersaing dan memenuhi persyaratan pengadaan pemerintah,” ujar Suli, Jumat (9/1/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendaftaran Bimtek TKDN 2026 tidak dipungut biaya. Pelaku usaha dapat mendaftar secara daring, dengan memindai kode QR pada materi publikasi resmi atau melalui tautan https://bit.ly/TKDN2026. Kemudahan akses ini, diharapkan mendorong partisipasi lebih luas dari sektor industri di Kota Tangerang.
Menurut Suli, fasilitasi ini menjadi bukti dukungan nyata Pemkot Tangerang terhadap pelaku industri, terutama di tengah dinamika regulasi terbaru. Ia menyebut, Permenperin Nomor 35 Tahun 2025 yang berlaku sejak 12 Desember 2025 semakin mempertegas pentingnya sertifikasi TKDN, meski hingga kini petunjuk teknis (juknis) resmi masih menunggu penerbitan.
“Karena itu, kami mengimbau pelaku industri untuk segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini. Kuota terbatas dan seleksi dilakukan berdasarkan kelengkapan serta kesesuaian persyaratan,” tegasnya.
Adapun persyaratan peserta Bimtek TKDN 2026, meliputi perusahaan yang berlokasi di Kota Tangerang. Berbentuk badan usaha PT atau CV, memiliki KBLI sektor industri, serta belum pernah mengikuti fasilitasi Bimtek TKDN sebelumnya. Peserta yang lolos seleksi akan dihubungi langsung oleh admin.
Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak produk lokal yang memiliki nilai TKDN memadai. Mampu menembus pasar pengadaan pemerintah, serta berkontribusi langsung pada penguatan ekonomi daerah dan nasional.
(Red)


















Comments are closed.