TANGERANGPEDIA – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi banjir di Kampung Rawa Lumpang, Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Tangerang ini menjadi bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan penanganan banjir dan bantuan bagi warga terdampak berjalan optimal.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid didampingi Dandim Tigaraksa, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPBD, Camat Kosambi, unsur TNI, serta perwakilan PLTU Lontar. Rombongan memastikan proses penanganan darurat dan distribusi bantuan logistik segera dilakukan agar kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Di hadapan warga, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan bekerja cepat. Ia menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar penanganan banjir dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kami hadir bersama Dandim, kepala OPD, Camat Kosambi, dan perwakilan PLTU untuk memastikan penanganan segera dilakukan serta bantuan logistik bisa langsung disalurkan kepada warga terdampak,” ujar Maesyal Rasyid. Senin (12/1/26)
Bupati bersama rombongan kemudian menyusuri titik-titik genangan banjir dan berdialog langsung dengan masyarakat Kampung Rawa Lumpang. Melalui dialog tersebut, pemerintah daerah menyerap aspirasi warga sekaligus memetakan persoalan yang terjadi di lapangan. Hasil peninjauan ini akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan lanjutan.
Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang akan menempuh penanganan banjir secara bertahap. Untuk jangka pendek, pemerintah fokus pada penyaluran bantuan logistik agar warga tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kondisi sosial dan kesehatan masyarakat pascabanjir.
“Untuk jangka pendek, Pemda menyalurkan bantuan logistik. Besok kami akan melakukan survei lanjutan dan menggelar rapat bersama seluruh pihak terkait untuk mencari solusi teknis, termasuk membahas ke mana aliran air ini bisa dialirkan agar dapat dibuang ke laut,” jelasnya.
Selain bantuan logistik, Pemkab Tangerang juga menurunkan tim dari Dinas Kesehatan beserta tenaga medis. Tim tersebut melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak guna mencegah munculnya penyakit akibat banjir, seperti infeksi kulit dan gangguan pernapasan.
“Hari ini juga Dinas Kesehatan bersama para dokter hadir untuk melakukan cek kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari penanganan awal selain bantuan logistik,” tambah Maesyal Rasyid.
Ke depan, Pemkab Tangerang bersama TNI, Polri, dan PLTU Lontar akan merumuskan solusi jangka panjang yang lebih komprehensif. Pemerintah berharap melalui kolaborasi lintas sektor, penanganan banjir di Kosambi dapat dilakukan secara konkret, terukur, dan berkelanjutan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat, khususnya warga Kampung Rawa Lumpang.
(Red)















Comments are closed.