TANGERANGPEDIA – Ribuan jamaah memadati kawasan Komplek Al-Istiqlaliyyah, Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Al-Istiqlaliyyah. Antusiasme masyarakat tampak sejak sore hari, menandai besarnya harapan umat terhadap hadirnya masjid sebagai pusat spiritual dan sosial.
Peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya berlangsung khidmat dan sarat nilai religius. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Banten dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, serta para Paduka Yang Mulia raja dan sultan Nusantara yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN). Kehadiran tokoh adat dan pemimpin daerah memperkuat makna persatuan dalam peringatan Isra Mi’raj kali ini.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya bukan sekadar seremoni keagamaan. Menurutnya, momen ini menjadi pengingat penting untuk membangun peradaban masyarakat yang berlandaskan iman, akhlak mulia, dan persatuan.
“Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah. Masjid adalah rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, sekaligus mercusuar nilai keimanan dan peradaban. Dari sinilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan serta langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat,” ujar Maesyal Rasyid. Kamis 15/1/2026
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapannya agar Masjid Kasepuhan Tangerang Raya dapat berfungsi sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat. Ia menilai, peran masjid sangat strategis dalam memperkuat harmoni sosial dan menjaga keseimbangan kehidupan beragama di Kabupaten Tangerang.
“Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama. Semoga dari tempat ini tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan Kabupaten Tangerang senantiasa mendapat keberkahan Allah SWT,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menerima penganugerahan pin kehormatan dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Acara peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya turut dihadiri pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah Abuya Tohawi Romli (Abah Entoh), unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, serta jamaah dari berbagai wilayah Tangerang Raya. Suasana religius dan kebersamaan menutup rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan.
(Red)
















Comments are closed.