Breaking News, Sejumlah Kedaraan Terlibat Lakalantas di Gerbang Tol Ciawi

Terbaru

Bawang Merah Terkendali, Ini Strategi Baru Badan Pangan

badge-check

Bawang Merah Terkendali, Ini Strategi Baru Badan Pangan Perbesar

Strategi Distribusi Langsung Cabai Rawit Merah untuk Stabilisasi Harga

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah strategis dalam menangani fluktuasi harga cabai rawit merah pada momen Ramadhan 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah distribusi langsung dari daerah produsen ke pasar induk, dengan fokus pada Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Tanah Tinggi. Tujuannya adalah agar harga di tingkat perdagangan segera terkoreksi.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menjelaskan bahwa pemerintah berperan sebagai jembatan antara petani dan pedagang di pasar induk. Sumber pasokan berasal dari sentra produksi seperti Bandung dan sekitarnya, termasuk Lembang. Dari sana, cabai akan didistribusikan ke pusat-pusat distribusi utama.

“Kita dorong ke pasar induk. Jadi pasar induk kita suplai cabai lebih dulu agar harga bisa turun di tingkat grosir,” kata Ketut di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Langkah percepatan distribusi ini bertujuan memastikan ketersediaan cabai dalam jumlah cukup di tingkat grosir. Pemerintah menargetkan volume pasokan yang cukup untuk memicu penyesuaian harga secara bertahap dari tingkat perdagangan hingga konsumen. Cabai yang dikirim direncanakan dibeli di tingkat petani sekitar Rp 45.000 per kilogram. Pedagang pasar induk siap menyerap di kisaran Rp 50.000 per kilogram dan melepas ke konsumen pada rentang Rp 60.000 hingga Rp 65.000 per kilogram.

Baca Juga:  Cara Cek NIK dengan Nama Panduan Lengkap

Pasokan cabai berasal dari berbagai daerah, antara lain Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Enrekang di Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Solok di Sumatera Barat, hingga Aceh. Volume distribusi ditargetkan minimal dua ton per hari selama dua pekan ke depan.

Ketut mengakui bahwa fluktuasi harga saat ini dipicu oleh faktor cuaca yang menghambat proses panen di tingkat petani, meski ketersediaan tanaman siap panen sebenarnya mencukupi. “Barang sangat banyak di standing crop, tetapi petani tidak berani memetik karena hujan. Curah hujan tinggi membuat proses panen sulit dilakukan. Ini menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Ia menilai penggelontoran stok menjadi kunci menahan kenaikan harga. Tanpa intervensi distribusi, harga di tingkat konsumen berpotensi bertahan tinggi bahkan meningkat lebih tajam. “Kalau tidak kita intervensi, harga bisa tetap di posisi Rp 75.000 sampai Rp 80.000 per kilogram. Bahkan di hilir bisa mencapai ratusan ribu. Dua pasar ini harus kita dorong dulu agar harga bisa turun Rp 10.000 sampai Rp 15.000,” jelas Ketut.

Baca Juga:  Cek SPT Tahunan Panduan Lengkap Wajib Pajak

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rerata harga cabai rawit nasional pada pekan kedua Februari 2026 mencapai Rp 67.038 per kilogram. Indeks Perubahan Harga meningkat di 58,33 persen wilayah Indonesia atau sekitar 210 kabupaten/kota.

Meski mengalami tekanan, kondisi tahun ini dinilai lebih terkendali dibandingkan awal Ramadhan 2025. Saat itu, harga rata-rata sempat mencapai Rp 85.694 per kilogram dengan kenaikan di sekitar 65 persen wilayah. BPS mencatat setelah periode Idul Fitri 2025, harga berangsur turun menjadi Rp 76.793 per kilogram dengan penurunan tekanan harga di 46,95 persen wilayah. Dari 210 daerah yang mengalami kenaikan pada Februari 2026, sekitar 30 persen masih berada dalam batas Harga Acuan Penjualan (HAP) maksimal Rp 57.000 per kilogram.

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menekankan stabilitas harga pangan menjadi prioritas pemerintah selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Kebijakan penguatan pasokan dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat.

Distribusi langsung ke pasar induk diharapkan mempercepat penurunan harga di tingkat perdagangan dan eceran. Langkah ini menjadi instrumen utama pemerintah menjaga stabilitas harga cabai selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Comments are closed.

Read More

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Perjuangkan Rehabilitasi Gedung MUI Periuk

14 July 2026 - 23:04 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Sumarti, S.IP., M.IP (foto:ist)

Perumda Tirta Benteng Genjot Layanan Air Bersih, Jatake Jadi Lokasi Perluasan Jaringan

12 July 2026 - 16:20 WIB

Perumda Tirta Benteng saat acara Sosialisasi Jaringan Air Minum di Jatake (foto: ist)

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

11 July 2026 - 13:31 WIB

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

9 Ruas Jalan Prioritas di Kota Tangerang Segera Diperbaiki, Simak Daftar Lokasinya

9 July 2026 - 16:30 WIB

Petugas PUPR Kota Tangerang saat melakukan Pemadatan Aspal di Jalan Neglasari (foto:tangerangpedia)

Bulan Apresiasi WApreS 2026 Sukses Digelar, Launching Media SBI Curi Perhatian

5 July 2026 - 18:58 WIB

Pelopor WApreS, Redi Andawanto (foto: ist)
Trending on Acara dan Event