TANGERANGPEDIA – Dai Cilik Tangerang kembali menunjukkan prestasi membanggakan di bulan suci Ramadan. Seorang anak jurnalis di Kota Tangerang, Assifa Khairuniswah (10), berhasil meraih juara dalam dua ajang lomba Dai Cilik Tangerang yang digelar di dua masjid berbeda.
Prestasi Dai Cilik Tangerang tersebut, diraih Assifa setelah mengikuti perlombaan dakwah. Di Masjid Nurul Amal, dan Masjid Anas Bani Malik yang berada di kawasan Pondok Bahar Kota Tangerang. Dalam kompetisi tersebut, Assifa mampu tampil percaya diri. Dengan menyampaikan materi dakwah, yang sarat pesan akhlak dan kisah teladan para nabi.
Di Masjid Nurul Amal, Assifa berhasil meraih juara 3 lomba Dai Cilik dari empat peserta yang mengikuti kompetisi dakwah pada Jumat (7/3/2026). Sementara dalam perlombaan yang digelar di Masjid Anas Bani Malik, Komplek Pondok Bahar Permai, ia kembali mencatat prestasi dengan meraih juara 2 Dai Cilik dari total 10 peserta.
Assifa yang saat ini duduk di kelas 4 MI Ar-Robiatul Adawiyah mengaku hanya berlatih selama tiga hari sebelum mengikuti lomba. Ia berlatih bersama kedua orang tuanya di rumah dengan mempersiapkan materi ceramah yang sederhana namun penuh makna.
“Saya latihan dakwah di rumah hanya tiga hari bersama kedua orang tua,” ujar Assifa.
Meski waktu latihan tergolong singkat, ia mampu tampil percaya diri di hadapan juri dan peserta lainnya. Materi dakwah yang ia bawakan menekankan pentingnya akhlak mulia serta meneladani kisah para nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Keberanian Assifa berbicara di depan umum menjadi salah satu faktor yang membuatnya tampil menonjol dalam lomba Dai Cilik tersebut.
Dukungan Orang Tua Jadi Kunci
Prestasi Assifa juga tidak lepas dari dukungan keluarga. Ayahnya diketahui bekerja sebagai jurnalis di Kota Tangerang, sementara ibunya berprofesi sebagai guru di Jakarta. Keduanya aktif mendampingi Assifa dalam mengembangkan bakat dan kepercayaan dirinya.
Sang ayah, Gugun, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih putrinya. Ia menyebut bakat Assifa telah diasah sejak kecil melalui berbagai kegiatan positif.
“Bakat kecerdasan ini sudah ditempa sejak kecil, mulai kursus bahasa Inggris, menari, hingga belajar berdakwah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan lomba Dai Cilik tidak hanya melatih kemampuan berbicara, tetapi juga membangun karakter dan pemahaman nilai-nilai Islam pada anak sejak dini.
Prestasi Assifa juga menjadi bukti bahwa anak-anak dapat mengembangkan kreativitas dan keberanian berdakwah sejak usia muda. Selain meningkatkan rasa percaya diri, kegiatan seperti lomba Dai Cilik juga menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam serta memperkuat pendidikan karakter di tengah masyarakat.
Dengan pencapaian tersebut, keluarga berharap Assifa terus mengasah bakatnya dan mampu meraih prestasi yang lebih besar di masa depan.
(Red)















Comments are closed.