TANGERANGPEDIA – Ulama dan umaro Kota Tangerang kembali memperkuat kebersamaan dalam momentum Ramadan. Wali Kota Tangerang Sachrudin menghadiri acara silaturahmi ulama dan umaro yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia Kota Tangerang di Gedung MUI Kota Tangerang, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ulama dan umaro Kota Tangerang tersebut berlangsung dalam suasana hangat melalui agenda buka puasa bersama. Dalam kesempatan itu, Sachrudin hadir bersama Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan serta Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman.
Pertemuan ulama dan umaro Kota Tangerang tersebut, juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Serta para tokoh agama, yang selama ini berperan aktif dalam membimbing masyarakat. Dan menjaga nilai-nilai keagamaan di Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan bahwa hubungan harmonis antara ulama dan pemerintah. Menjadi fondasi penting, dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, ulama tidak hanya memiliki peran dalam memberikan bimbingan spiritual kepada masyarakat. Para tokoh agama juga berperan penting memberikan nasihat, pandangan, serta kritik yang membangun bagi pemerintah daerah.
“Sinergi ulama dan umaro sebagai pilar keharmonisan pembangunan daerah harus terus kita jaga bersama,” ujar Sachrudin di hadapan para ulama.
Sachrudin menjelaskan bahwa berbagai pandangan dari tokoh agama sering menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat.
Karena itu, ia menilai komunikasi antara pemerintah dan ulama harus terus terjaga agar berbagai program pembangunan dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai moral serta kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran kami bersama jajaran Forkopimda di Gedung MUI hari ini merupakan bentuk komitmen bahwa pemerintah dan ulama harus berjalan beriringan. Jika keduanya bersinergi, insya Allah Kota Tangerang akan selalu berada dalam keberkahan,” jelasnya.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting. Untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, dan para tokoh agama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sachrudin berharap, sinergi antara ulama dan pemerintah dapat terus berkembang. Sehingga mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan sosial, yang muncul di tengah masyarakat perkotaan.
Momentum Ramadan, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan serta mempererat kerja sama dalam membangun Kota Tangerang.
“Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, mari kita perkuat kebersamaan dan kerja sama. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dalam setiap langkah pengabdian kita untuk masyarakat dan kemajuan Kota Tangerang,” pungkas Sachrudin.
(Red)

















Comments are closed.