TANGERANGPEDIA – Andra Soni jenguk pasien RSUD Tangerang menjadi momen yang menyita perhatian publik jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Di tengah kesibukan dan tanpa mengenal hari libur, Gubernur Banten Andra Soni hadir langsung di RSUD Kabupaten Tangerang untuk memberikan dukungan moral kepada pasien dan tenaga kesehatan, Kamis (19/03/2026).
Kegiatan Andra Soni jenguk pasien RSUD Tangerang tersebut, turut didampingi sang istri Tinawati Andra Soni, Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Paramudji Hastuti, serta Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid. Kehadiran mereka memberikan suasana hangat sekaligus menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menjalani perawatan.
Momentum Andra Soni jenguk pasien RSUD Tangerang bukan sekadar kunjungan formal. Kegiatan ini, merupakan agenda rutin menjelang Lebaran. Sebagai bentuk empati, kepada pasien yang belum bisa merayakan hari raya bersama keluarga. Sekaligus menyemangati tenaga kesehatan, yang tetap bertugas di tengah momen libur nasional.
Dalam keterangannya, Andra Soni menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat memiliki makna yang lebih dari sekadar simbolis.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat yang sedang berjuang melawan penyakit diharapkan bisa menjadi penguat doa. Begitu juga bagi tenaga kesehatan yang setia bertugas, semoga ini menjadi penyemangat dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujar Andra.
Ia juga menyampaikan, bahwa tenaga kesehatan memiliki peran vital. Terutama saat momentum Idulfitri, ketika sebagian masyarakat menikmati libur. Namun para nakes tetap menjalankan tugas kemanusiaan.
Sementara itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi tenaga kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Ia menilai, seluruh tenaga medis telah bekerja dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mulai dari dokter spesialis, dokter umum, hingga perawat, semuanya telah bekerja dengan baik. Mereka mengutamakan keselamatan dan kesehatan pasien. Kami sangat mengapresiasi dedikasi tersebut,” ungkap Maesyal.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar tugas administratif. Tetapi juga bagian dari pengabdian, dan nilai kemanusiaan yang harus dijaga.
Pelayanan Publik Optimal
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam memastikan kualitas pelayanan publik tetap optimal. Terutama dalam sektor kesehatan, yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Kunjungan ini pun menjadi refleksi bahwa di balik suasana Ramadan dan Idulfitri, masih banyak pihak yang bekerja tanpa henti demi kepentingan publik. Kehadiran pemimpin daerah secara langsung di lapangan, memberikan pesan kuat bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam kebijakan. Tetapi juga dalam empati dan kepedulian nyata.
Dengan semangat tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten terus meningkat. Serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.
(Red)
















Comments are closed.