TANGERANGPEDIA – Laporan LKPJ Kota Tangerang 2025 resmi disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang. Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota memaparkan capaian pembangunan melalui LKPJ Kota Tangerang 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada legislatif dan masyarakat.
Melalui LKPJ Kota Tangerang 2025, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Ia menyebut capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat hingga media.
Dalam pemaparannya, Sachrudin menekankan bahwa keberhasilan LKPJ Kota Tangerang 2025 didorong oleh pendekatan kolaboratif atau pentahelix. Menurutnya, sinergi antar elemen menjadi kunci utama dalam menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung ke masyarakat.
“Laporan yang kami sampaikan menunjukkan adanya peningkatan di berbagai sektor. Ini merupakan hasil dari kebersamaan yang kita bangun dengan semangat kolaborasi pentahelix,” ujarnya. Selasa (31/03/26)
Salah satu sorotan utama dalam laporan tersebut adalah keberhasilan program unggulan seperti Gampang Kerja, Gampang Sembako, dan Gampang Sekolah. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempermudah akses terhadap layanan dasar.
Program Gampang Kerja, misalnya, diklaim mampu menekan angka pengangguran di Kota Tangerang. Sepanjang 2025, Pemkot menggelar 12 kali job fair dengan total 20.000 lowongan pekerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.240 pencari kerja berhasil mendapatkan pekerjaan.
Selain sektor ketenagakerjaan, Pemkot juga memaparkan kinerja keuangan daerah dalam laporan tersebut. Realisasi belanja daerah tahun 2025 mencapai Rp5,43 triliun atau sekitar 89,77 persen dari target Rp6,05 triliun.
Rincian Belanja dan Pendapatan
Rinciannya, belanja operasi mencapai Rp4,28 triliun, belanja modal sebesar Rp1,13 triliun, serta belanja tak terduga sebesar Rp15,19 miliar. Sementara itu, dari sisi pendapatan, realisasi mencapai Rp5,57 triliun atau 99,30 persen dari target Rp5,61 triliun.
Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,09 triliun dan pendapatan transfer sebesar Rp2,47 triliun. Capaian ini menunjukkan kinerja fiskal yang cukup stabil di tengah dinamika ekonomi.
Meski demikian, laporan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi DPRD untuk memastikan seluruh program benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, efektivitas program unggulan dan optimalisasi anggaran menjadi perhatian penting agar pembangunan Kota Tangerang semakin tepat sasaran.
Dengan capaian yang dipaparkan dalam LKPJ 2025, Pemkot Tangerang berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Red)


















Comments are closed.