TANGERANGPEDIA –
Kerjasama Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dilakukan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Selasa 6 Mei 2024. Melibatkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Pemkab Tanjung Jabung Barat, kerjasama ini dilakuka sebagai wujud menguatkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedaulatan negara Indonesia.
Rektor UMT Dr. Desri Arwen mengatakan, pengembangan bahasa Indonesia harus difokuskan pada ekosistem akademik. Dimana pentingnya perbaikan ekosistem kerja di lingkungan UMT, termasuk aspek akademik seperti penguatan kurikulum dan inovasi pendidikan .
” Meskipun tidak secara eksplisit menyebut bahasa Indonesia, upaya pengembangan bahasa dapat menjadi bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Mengingat bahasa Indonesia adalah medium utama pembelajaran di perguruan tinggi,” ujarnya.
Arwen mengatakan, dalam kapasitasnya sebagai rektor, dirinya aktif menjalin kerja sama dengan institusi seperti swasta. Salah satunya yakni PT. Bank KB Bukopin Syariah untuk mendukung stabilitas finansial dan pembangunan infrastruktur kampus .
“Model kolaborasi serupa dapat diadaptasi untuk program pengembangan bahasa, misalnya melalui kerja sama dengan Badan Bahasa atau lembaga kebahasaan,” tambahnya.
Arwen mengatakan, ketahanan bahasa Indonesia dilingkungan kampus dapat dintegrasi dalam kebijakan kampus. Antaa lain berupa penggunaan bahasa Indonesia yang baik dalam kegiatan akademik atau penelitian.
“Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 57/2014 tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa,” pungkasnya.


















Comments are closed.