TANGERANGPEDIA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan pembinaan bagi seluruh kepala sekolah negeri, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Dindikbud Tangsel dalam meningkatkan kualitas kinerja kepala sekolah sekaligus memperkuat pelayanan pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Jumat (23/1/26)
Pembinaan kepala sekolah, yang digelar di Aula Blandongan tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan. Di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tangsel, Cahyadi, serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten, Aria Ahmad Mangunwibawa. Seluruh kepala sekolah negeri se-Kota Tangerang Selatan turut hadir dalam forum tersebut.
Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini sengaja mempertemukan seluruh kepala sekolah. Untuk menegaskan dua isu penting yang saat ini, menjadi perhatian bersama dalam dunia pendidikan di Tangsel. Pertama, pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Kedua, respons cepat dan tepat terhadap kejadian yang baru-baru ini terjadi di salah satu SD Negeri di Tangerang Selatan.
“Kami kumpulkan kepala sekolah TK, SD hingga SMP. Ada dua hal yang sangat penting, yaitu pengolahan sampah di sekolah dan bagaimana menyikapi peristiwa yang terjadi di salah satu SD Negeri di Tangsel,” ujar Deden.
Kepala Dindikbud Ingatkan Kepala Sekolah Lebih Peka terhadap Perilaku Siswa
Lebih lanjut, Deden menekankan agar kepala sekolah memiliki kepekaan sosial dan psikologis terhadap peserta didik. Menurutnya, perubahan perilaku anak di sekolah sering kali menjadi sinyal awal adanya persoalan yang perlu segera ditangani.
“Ketika ada anak yang tiba-tiba berubah sikap, dari biasa menjadi pendiam atau terlalu serius, itu harus menjadi perhatian. Pasti ada sesuatu yang terjadi dan tidak boleh diabaikan,” jelasnya.
Selain itu, Dindikbud Tangsel juga mendorong penguatan peran orang tua dalam proses pendidikan. Sekolah diminta untuk lebih intens menjalin komunikasi dengan wali murid melalui kegiatan parenting secara rutin.
“Kami mengajak sekolah melibatkan orang tua minimal satu kali dalam sebulan agar pendidikan di sekolah dan di rumah bisa selaras,” tambah Deden.
Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Banten, Aria Ahmad Mangunwibawa, menilai pembinaan kepala sekolah seperti ini perlu dilakukan secara berkala. Menurutnya, forum tersebut berfungsi sebagai ruang refleksi sekaligus sarana penyampaian kebijakan dan program pendidikan terbaru secara langsung.
“Forum ini menjadi tempat melihat apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki. Selain itu, kebijakan baru juga bisa disampaikan secara langsung kepada para kepala sekolah,” ujar Aria.
Ia juga menegaskan pentingnya komitmen seluruh pendidik di Kota Tangerang Selatan untuk menghadirkan pendidikan bermutu melalui pendekatan pembelajaran mendalam yang berorientasi pada kebermaknaan dan pengalaman nyata peserta didik.
(Red)














Comments are closed.