Breaking News, Sejumlah Kedaraan Terlibat Lakalantas di Gerbang Tol Ciawi

Kota Tangerang

Festival Kali Sabi 2026 Disambut Antusias, Hendra Gunawan Ingin Kali Sabi Jadi Ikon Baru Kota Tangerang

badge-check

Hendra Gunawan (Kedua Kiri)  bersama para relawan (foto: Zie) Perbesar

Hendra Gunawan (Kedua Kiri) bersama para relawan (foto: Zie)

TANGERANGPEDIA – Festival Kali Sabi 2026 menjadi momentum baru dalam mengubah wajah kawasan Kali Sabi di Kota Tangerang. Ribuan masyarakat memadati bantaran Kali Sabi di Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas dalam festival perdana tersebut. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga mengusung semangat pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui Festival Kali Sabi 2026, Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Bangsasuci) berhasil menghadirkan ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah Mancing Mania, yang diikuti ribuan peserta di sepanjang aliran Kali Sabi.

Festival Kali Sabi 2026 turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat, Wali Kota Tangerang Sachrudin, jajaran Pemerintah Kota Tangerang, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Gerindra Hendra Gunawan, serta sejumlah tokoh masyarakat yang mendukung gerakan pelestarian lingkungan.

Di sela kegiatan, Hendra Gunawan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu memberikan dampak nyata baik bagi kebersihan lingkungan. Maupun peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, melalui keterlibatan pelaku UMKM di sekitar lokasi.

Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bukan hanya membuat kawasan kali menjadi lebih bersih, tetapi juga menggerakkan UMKM dan membuat masyarakat semakin antusias datang ke Kali Sabi. Ini merupakan langkah yang sangat baik,” ujar Hendra. Minggu 12/07/26

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang itu menilai Festival Kali Sabi, dapat menjadi titik awal perubahan citra kawasan yang selama ini lebih dikenal sebagai daerah rawan banjir. Ke depan, ia berharap masyarakat mengenal Kali Sabi sebagai ruang publik yang aktif, bersih, dan menjadi pusat berbagai kegiatan positif.

Selama ini orang mengenal Kali Sabi dengan banjirnya. Ke depan, kita ingin Kali Sabi bersinar melalui kegiatan-kegiatan yang positif, seperti mancing bersama, senam sehat, hingga Car Free Day,” katanya.

Menurut Hendra, kegiatan serupa sebaiknya tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Ia berharap, festival maupun aktivitas masyarakat di kawasan Kali Sabi dapat diselenggarakan secara rutin. Agar kawasan tersebut, terus hidup dan memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Insya Allah kegiatan seperti ini bisa kita laksanakan minimal sebulan sekali, bahkan kalau memungkinkan setiap minggu. Kita akan mengajak relawan, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama meramaikan Kali Sabi,” tambahnya.

Selain melibatkan masyarakat, Hendra juga mendorong perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar kawasan Kali Sabi. Agar berpartisipasi lebih aktif, dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurutnya, dunia usaha memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar area operasionalnya.

Baca Juga:  Dimyati Apresiasi UBL Banten 2025: Boxing Bisa Buat Seseorang Kendalikan Emosi

Ia juga mengingatkan, pentingnya pengawasan terhadap pencemaran sungai. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari masyarakat, masih terdapat dugaan adanya oknum pelaku usaha yang membuang limbah ke aliran Kali Sabi.

Perusahaan juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Jangan sampai masih ada pihak yang mencemari Kali Sabi karena sungai ini merupakan aset bersama yang harus dijaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hendra berharap Festival Kali Sabi menjadi awal meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat upaya mitigasi banjir di Kota Tangerang. Menurutnya, pelestarian sungai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Mari kita jaga bersama lingkungan kita. Jaga Kali Sabi berarti kita ikut menjaga Kota Tangerang agar semakin bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi sekarang maupun yang akan datang,” pungkasnya.

Festival Kali Sabi 2026 membuktikan bahwa kolaborasi antara komunitas, pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif. Dengan kegiatan yang berkelanjutan, Kali Sabi diharapkan tidak lagi dikenal karena persoalan banjir. Tetapi tumbuh menjadi ikon ruang publik, pusat aktivitas masyarakat, sekaligus destinasi wisata lingkungan yang membanggakan Kota Tangerang.

Baca Juga:  HUT ke-32 Kota Tangerang: DPRD Dorong Pemkot Perkuat UMKM dan Kendalikan Harga Pangan

 

(Red)

Comments are closed.

Read More

Komisi IV DPRD Kota Tangerang Prioritaskan Penanganan Banjir dan Akses Jalan di Ciledug

16 July 2026 - 15:28 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang sekaligus Ketua Fraksi PAN-PPP, Dadan Syahrudin (foto: ist)

Dinas Perkim Kota Tangerang Antar Pemkot Raih PAPTI Award 2026, Pelayanan SLF Terbaik di Indonesia

16 July 2026 - 11:58 WIB

Piagam penghargaan PAPTI AWARD untuk Pemerintah Kota Tangerang atas Kategori Penerbit SLF Terbaik (foto: ist)

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Perjuangkan Rehabilitasi Gedung MUI Periuk

14 July 2026 - 23:04 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Sumarti, S.IP., M.IP (foto:ist)

Perumda Tirta Benteng Genjot Layanan Air Bersih, Jatake Jadi Lokasi Perluasan Jaringan

12 July 2026 - 16:20 WIB

Perumda Tirta Benteng saat acara Sosialisasi Jaringan Air Minum di Jatake (foto: ist)

Festival Cisadane 2026 Siap Digelar, Catat Tanggal dan Waktunya

11 July 2026 - 14:40 WIB

Jembatan Kaca Berendeng, Kota Tangerang (foto: ist)
Trending on Acara dan Event