Kota Tangerang, TANGERANGPEDIA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memberikan apresiasi kepada Pj Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, atas dedikasinya dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Kota Tangerang selama masa kepemimpinannya.
Berbagai inisiatif strategis, telah dijalankan. Mulai dari optimalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing, hingga peluncuran teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk mengurangi sampah secara signifikan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menyampaikan Pemkot Tangerang berhasil merealisasikan terobosan pengelolaan sampah terbaru. Berupa operasionalisasi tiga mesin Refuse Derived Fuel(RDF), di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Dimana RDF merupakan komitmen Pj Walikota, dalam menangani permasalahan sampah telah membawa perubahan positif.
“Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil Pj Walikota dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah, termasuk inovasi dalam pengurangan sampah langsung dari sumbernya,” ujar Wawan. Kamis (20/2/2025).
Wawan mengatakan, Selama satu tahun kepemimpinan Dr. Nurdin, ada beberapa program unggulan yang telah dijalankan oleh dinas lingkungan hidup kota tangerang.
“Seperti penerapan Teknologi RDF di TPA Rawa Kucing, yang mampu mengolah 50 ton sampah per hari menjadi bahan bakar alternatif. Revitalisasi Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R, guna meningkatkan peran masyarakat dalam memilah dan mendaur ulang sampah.” ucapnya.
“Serta Penguatan Kolaborasi dengan Berbagai Pihak, termasuk edukasi dan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat.” tambahnya.

Tak hanya itu, Wawan juga mengungkapkan. Beberapa waktu lalu Pemkot Tangerang juga telah menyerahkan kendaraan bentor (becak motor), ke 104 kelurahan di Kota Tangerang. Dimana Penyerahan simbolis itu diberikan langsung, oleh Penjabat Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin.
“penyerahan bentor itu merupakan bagian dari program peningkatan layanan kebersihan yang dirancang untuk menjawab tantangan dalam pengangkutan sampah di area pemukiman padat penduduk,”ungkapnya.
Untuk itu, Dinas LH Kota Tangerang terus berkomitmen untuk meneruskan berbagai inovasi yang telah diinisiasi. Guna mencapai target Zero Waste, dan menjadikan Kota Tangerang sebagai daerah percontohan dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Program pengelolaan sampah ini diharapkan dapat terus berjalan meski masa kepemimpinan Dr. Nurdin berakhir.”Tandasnya.
Sementara, Penjabat Walikota Dr. Nurdin menegaskan. Bahwa seluruh program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, bagi masyarakat Kota Tangerang.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di kota ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Nurdin menambahkan, meskipun telah banyak kemajuan, pengelolaan sampah di Kota Tangerang masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal perubahan perilaku masyarakat.
“Banyak warga yang belum terbiasa memilah sampah atau membuang sampah pada tempatnya.” pungkasnya.
(ADV)


















Comments are closed.