TANGERANGPEDIA – Pemkot Tangerang meluncurkan Gerakan Pangan Murah untuk merayakan HUT Ke-32 Kota Tangerang dengan penuh semangat. Pemerintah Kota menggandeng Dinas Ketahanan Pangan, dan perangkat wilayah di seluruh kecamatan. Untuk menghadirkan program unggulan yang membantu masyarakat, mengatasi kenaikan harga komoditas pokok sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sejak pagi hari, warga berkumpul di Lapangan Bulu Tangkis Gang Budi, Kreo, Larangan, dan langsung beraksi memborong berbagai komoditas pangan. Warga mendapatkan kemudahan akses untuk membeli beras, telur, ayam, daging, cabai, bawang merah, dan produk frozen food dengan potongan harga besar. Antusiasme ini menegaskan keberhasilan program dalam mendorong ekonomi rumah tangga yang terdampak inflasi harga pangan.
Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Larangan, Yohandi, menjelaskan secara langsung kepada media bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah gejolak ekonomi global.
“Kami mendukung penuh inisiatif ini. Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan komoditas pangan berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus membantu mengurangi beban ekonomi keluarga,” ujar Yohandi dengan tegas.
Keterlibatan seluruh aparat di setiap kecamatan memastikan setiap detail acara berjalan lancar dan tepat sasaran.
Manfaat Gerakan Pangan Murah Untuk Warga
Warga setempat pun merasakan manfaat langsung dari program ini. Rina, salah satu pengunjung, menyatakan,
“Saya merasa terbantu karena kegiatan ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga miring. Kami bisa berbelanja dengan nyaman di lingkungan dekat rumah, tanpa harus mengeluarkan biaya berlebih.”
Kesaksian Rina menggarisbawahi pentingnya inisiatif ini, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga yang bertanggung jawab mengatur anggaran keluarga.
Selain sebagai wujud perayaan HUT Ke-32, Gerakan Pangan Murah juga merespon permintaan masyarakat yang terdampak kenaikan harga pangan pokok. Pemerintah Kota merencanakan kegiatan serupa secara bergilir di semua kecamatan mulai 7 hingga 25 Februari 2025. Warga dapat memantau jadwal lengkap dan lokasi pelaksanaan acara melalui akun Instagram resmi @dkp.tangerangkota. Informasi ini membantu masyarakat merencanakan kunjungan dan memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan produk dengan harga yang lebih bersahabat.
Program inovatif ini tidak hanya meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga membangun rasa kebersamaan antarwarga. Dengan berbelanja di lingkungan sekitar, warga turut mendukung perekonomian lokal. Inisiatif Pemkot Tangerang dalam menghadirkan solusi atas permasalahan harga pangan menjadi contoh nyata bagaimana kerjasama lintas instansi dan perencanaan matang dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Gerakan Pangan Murah membuktikan komitmen Pemkot Tangerang dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Inisiatif ini menjadi sorotan karena berhasil mengedepankan harga terjangkau dan ketersediaan pangan berkualitas, sekaligus membuka peluang bagi program serupa di masa depan guna memperkuat daya beli masyarakat secara menyeluruh.


















Comments are closed.