Liga FAIRPLAY IJSL U14 Pekan ke-9 Berlangsung Seru dan Penuh Rasa Hormat
Pekan ke-9 Liga FAIRPLAY IJSL U14 kembali berlangsung di Lapangan BRIN Tangerang Selatan, Minggu (20/7/2025). Pertandingan yang digelar sejak pagi hingga sore hari menunjukkan kompetisi yang sangat ketat dan menarik. Meski pertandingan berjalan sengit, para pemain tetap menjaga sikap saling menghormati.
Direktur Kompetisi IJSL, Dede Supriadi menyampaikan bahwa hal ini menjadi ciri khas dari Liga FAIRPLAY IJSL. Ia menjelaskan, meskipun pertandingan berjalan keras, rasa hormat antar pemain tetap terjaga.
“Ini merupakan musim keempat Liga FAIRPLAY IJSL. Setiap tahun, peserta liga semakin memahami nilai-nilai fair play. Hal ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam sepakbola kita,” ujarnya.
Dede juga menyoroti momen spesifik yang menunjukkan penerapan nilai sportivitas secara nyata. Salah satunya adalah tindakan yang dilakukan oleh Fatih dari tim Remci Tangerang saat bertemu dengan Akademi PERSIB Bogor (APB).
Fatih, seorang striker, berada dalam posisi bebas di depan gawang setelah menerima bola muntah dari benturan bersih dengan pemain Akademi PERSIB Bogor. Peluang gol yang besar itu sempat terbuka, namun Fatih memilih untuk melepaskan kesempatan tersebut sebagai wujud penghargaan terhadap lawannya.
Hasil Pertandingan Pekan ke-9
Berikut hasil pertandingan Liga FAIRPLAY IJSL U14 Pekan ke-9:
- PORSAT SS 6 – 0 SYNERGY VICTORY
- BOGOR FOOTBALL SCHOOL 3 – 0 NUSANTARA 2004
- TUNAS MUDA 85 1 – 3 BINA TARUNA
- PERSIGAWA 2 – 3 FIFA FARMEL
- SERPONG CITY FC 2 – 1 ABINAYA SS
- MAESA CIJANTUNG 2 – 0 RAGA NEGERI FA
- AKADEMI PERSIB BOGOR 0 – 2 REMCI TANGERANG
- R – SOCCER 2 – 0 PERMATA CURUG
- SATRIA CIPTA FC 0 – 1 SENTUL CITY SS
Komentar dari Peserta dan Penggemar
Para peserta dan penggemar sepakbola tampak puas dengan jalannya pertandingan. Mereka menyebutkan bahwa Liga FAIRPLAY IJSL tidak hanya memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang secara teknis, tetapi juga membentuk karakter mereka melalui nilai-nilai sportivitas.
Beberapa pelatih juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Liga FAIRPLAY IJSL. Menurut mereka, program ini menjadi contoh yang baik dalam pembinaan sepakbola usia dini. Mereka berharap inisiatif seperti ini bisa terus dikembangkan dan menjadi bagian dari sistem olahraga nasional.
Kedepan, Apa yang Harus Dilakukan?
Dede Supriadi menegaskan bahwa kompetisi ini akan terus berlanjut dan meningkatkan kualitas permainan serta sikap para pemain. Ia berharap para peserta dapat terus belajar dari setiap pertandingan dan menjaga semangat fair play.
Liga FAIRPLAY IJSL U14 telah menjadi salah satu ajang penting dalam pengembangan bakat sepakbola muda. Dengan kompetisi yang sehat dan penuh rasa hormat, diharapkan dapat menciptakan generasi pemain yang tangguh dan memiliki integritas tinggi.
Selama musim ini, banyak momen unik dan luar biasa yang telah terjadi. Dari tindakan respek seperti yang dilakukan oleh Fatih hingga pertandingan-pertandingan yang sangat ketat, semua itu menunjukkan bahwa sepakbola bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang cara bermain dan sikap hidup.















Comments are closed.