TANGERANGPEDIA – Pemkot Tangerang terus mempercepat persiapan layanan operasi jantung di RSUD Kota Tangerang yang akan dibiayai BPJS Kesehatan. Upaya ini memasuki tahap akhir setelah BPJS Kesehatan Cabang Tangerang menyelesaikan proses verifikasi lapangan terhadap fasilitas Cath Lab yang telah disiapkan. Dengan demikian, target operasional pada awal Desember 2025 semakin dekat untuk direalisasikan. Kamis (20/11/25)
Pada tahap verifikasi, BPJS Kesehatan menilai bahwa sebagian besar persyaratan teknis dan administratif telah terpenuhi. Pemkot Tangerang memastikan semua tahapan berlangsung sesuai, standar agar layanan operasi jantung di RSUD Kota Tangerang dapat segera diakses peserta BPJS tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Hal ini menjadi komitmen pemerintah daerah, untuk mendekatkan layanan kesehatan kritis kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyampaikan bahwa hasil verifikasi menunjukkan kemajuan signifikan dan hanya menyisakan beberapa catatan perbaikan.
“Masih ada sejumlah perbaikan yang harus dituntaskan pihak RSUD. Targetnya selesai dalam waktu sekitar satu minggu sebelum menuju tahap penandatanganan kerja sama,” jelasnya saat ditemui di Puspem Kota Tangerang, Kamis (20/11/25).
Lebih lanjut, dr. Dini menegaskan bahwa Pemkot Tangerang dan RSUD Kota Tangerang sudah menerima seluruh hasil evaluasi dari tim verifikator. Saat ini, proses perbaikan teknis dan administratif terus dikebut.
“Setelah selesai, barulah dilakukan penandatanganan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Doakan saja semua berjalan lancar,” ujarnya.
Dengan beroperasinya Cath Lab, dan layanan operasi jantung di Kota Tangerang. Pasien BPJS tidak lagi perlu dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. Selain lebih dekat, layanan ini juga diharapkan mampu mengurai antrean kardiovaskular. Yang selama ini cukup panjang, di rumah sakit rujukan luar kota. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan publik, sekaligus memberikan rasa aman bagi pasien yang membutuhkan tindakan segera.
Peserta BPJS aktif dapat mengakses layanan sesuai prosedur rujukan tanpa persyaratan tambahan. Sementara untuk warga belum terdaftar namun membutuhkan bantuan pembiayaan, Pemkot Tangerang memastikan adanya fasilitasi melalui mekanisme Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD bagi yang memenuhi kriteria.
“Pemkot Tangerang sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam percepatan layanan ini, termasuk dukungan BPJS Kesehatan dan pengawalan DPRD Kota Tangerang,” tutur dr. Dini.
Ia berharap seluruh proses dapat rampung tanpa kendala. “Semoga masyarakat Kota Tangerang tidak lagi harus jauh-jauh ke Jakarta untuk operasi jantung,” pungkasnya.
(Red)


















Comments are closed.