Breaking News, Sejumlah Kedaraan Terlibat Lakalantas di Gerbang Tol Ciawi

Banten

Selama 8 Hari Banjir di Desa Pasir Ampo Belum Surut, Warga Mulai Terserang Penyakit

badge-check

Selama 8 Hari Banjir di Desa Pasir Ampo Belum Surut, Warga Mulai Terserang Penyakit Perbesar

Tangerangpedia – Sudah 8 hari sejumlah rumah warga di Kampung Bojong, Desa Pasir Ampo, Kresek, Kabupaten Tangerang masih terendam banjir. Warga yang terdampak mulai terserang berbagai macam penyakit seperti gatal-gatal dan kutu air.

Diketahui, banjir mulai memasuki pemukiman warga sejak Senin (12/1/2026) setelah intensitas hujan tinggi mengguyur di sejumlah daerah. Banjir juga disebabkan oleh tanggul Sungai Cidurian jebol yang letaknya dekat dengan rumah warga Desa Pasir Ampo.

Meski banjir perlahan mulai surut, namun sebagian rumah warga di pinggir Sungai Cidurian masih digenangi air sekira 30 sampai 80 centimeter.

Salah satu warga Reni (60) mengatakan, banjir mulai masuk ke dalam rumah sejak Senin (20/1). Ketinggian air pada saat itu mencapai sekira 1 meter. Meski begitu, Ia dan keluarganya lebih memilih bertahan dirumah meski Pemerintah setempat telah menyediakan posko pengungsian.

“Saya lebih milih bertahan dirumah, karena lebih nyaman disini,” ujarnya.

Sudah 8 hari berlalu, banjir masih merendam rumahnya meski perlahan surut. Akibat banjir itu, Reni yang tinggal bersama anak dan cucunya itu mulai merasakan keluhan gatal-gatal.

Baca Juga:  Pengusaha Rental Mobil Tewas Tertembak di Tangerang

“Cucu saya bahkan sudah terkena kutu air,” katanya.

Kata dia, Pemerintah desa setempat sudah memberikan berbagai macam bantuan makanan, obat-obatan dan air bersih. Namun tak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.

Warga lainnya, Hamzah (72) menuturkan dia dan keluarganya sudah kembali ke rumah, setelah sebelumnya mengungsi di musolah terdekat. Pasalnya, air mulai kembali surut meski masih terdapat genangan air.

Dia mengaku mulai merasakan berbagai keluhan penyakit seperti kutu air akibat air banjir diduga terpapar limbah pabrik. Bantuan obat-obatan yang diberikan Pemerintah pun, kata dia, dinilai tak cukup.

“Bantuan makanan dan obat sudah dua kali, tapi obat-obatan gatal yang kami butuhkan ngga ada. Saya berharap ada bantuan makanan lagi dan obat-obatan penyakit kulit dan pemerintah harus lebih memikirkan lagi warganya yang terdampak banjir ini,” harapnya.

Sebelumnya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau lokasi banjir ke Desa Pasir Ampo, Kresek, Kabupaten Tangerang. Disitu, Ia mendengarkan aspirasi warga sekitar terkait masalah banjir. Dalam dialognya bersama warga, Maesyal menyampaikan bahwa masyarakat mengusulkan beberapa langkah penanganan banjir, di antaranya pembangunan tanggul di Sungai Cidurian.

Baca Juga:  DPC Gerindra Kota Tangerang Telah Usulkan PAW Anggota DPRD Nurhadi, Ini Penggantinya

“Karena kita lihat disana perlu ada penanganan yang pertama adalah pembuatan tanggul karena airnya cukup tinggi debitnya terus juga luber ke warga. Itu perlu ada pembuatan tanggul, tanggul itu nanti akan kita akan koordinasikan dengan BBWS karena itu wewenang BBWS. Kita dengan BBWS juga sudah survei,” katanya.

Comments are closed.

Read More

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

11 July 2026 - 13:31 WIB

Pindah Domisili Online di Kota Tangerang: Proses Cepat dan Mudah

Muscab ke-VII PPP Kota Tangerang, Ketua DPW Banten: Saya Apresiasi Muscab Berjalan Demokratis

6 July 2026 - 09:50 WIB

Andra Soni Sambut Investasi Rp150 Miliar, Kawasan Industri Baru Siap Dibangun di Lebak

2 June 2026 - 22:18 WIB

Gubernur Banten Andra Soni saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Bondara Global International (doc provinsi Banten)

Didukung Gubernur Andra Soni, Forum CSR Banten Hadirkan Platform CSR Digital

29 May 2026 - 08:53 WIB

Platform digital resmi forum CSR Provinsi Banten

Kejari Serang Tetapkan 6 Pejabat BPN Jadi Tersangka, Modus “Uang Taktis” Terbongkar

20 May 2026 - 20:08 WIB

Enam pejabat dan mantan pejabat BPN Kota Serang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi pengurusan dokumen pertanahan (foto:ist)
Trending on Banten