TANGERANGPEDIA – Momentum Hari Kartini di Kota Tangerang tahun ini terasa berbeda. Pemerintah Kota Tangerang menghadirkan nuansa istimewa dalam apel pagi dengan menampilkan dominasi perempuan dalam seluruh rangkaian kegiatan. Peringatan Hari Kartini di Kota Tangerang ini menjadi simbol kuat peran perempuan dalam pemerintahan.
Pelaksanaan Hari Kartini di Kota Tangerang terlihat dari susunan petugas apel yang seluruhnya diisi oleh perempuan, mulai dari perwira apel, pemimpin apel, hingga pembaca doa. Kehadiran perempuan dalam posisi strategis tersebut menegaskan bahwa semangat Kartini terus hidup dan berkembang dalam birokrasi modern.
Melalui peringatan Hari Kartini di Kota Tangerang, pemerintah daerah ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki posisi yang setara dalam pembangunan. Semangat emansipasi tidak lagi sebatas simbol, tetapi telah diwujudkan dalam praktik nyata di lingkungan pemerintahan.
Menjadi pembina apel, Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Semangat Kartini harus terus kita hidupkan, terutama bagi perempuan-perempuan hebat di Kota Tangerang. Kita dituntut untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, dan komitmen dalam melayani masyarakat,” ujarnya, Senin (20/4/26).
Menurut Yeti Rohaeti, peran perempuan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang terus mengalami peningkatan. Termasuk dalam jabatan strategis, yang memiliki pengaruh besar terhadap arah kebijakan pembangunan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada satu pihak. Sinergi antara perempuan dan laki-laki tetap menjadi fondasi utama dalam menciptakan keseimbangan dan kemajuan daerah.
“Perempuan dan laki-laki memiliki peran yang sama penting. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan Kota Tangerang yang lebih maju,” jelasnya.
Selain itu, perempuan di lingkungan aparatur sipil negara juga didorong untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Tantangan zaman menuntut kemampuan adaptasi, inovasi, dan kepercayaan diri agar dapat bersaing di berbagai sektor, termasuk sektor strategis pemerintahan.
Kesetaraan dan Kontribusi Nyata Perempuan
Peringatan Hari Kartini ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan masih terus berlanjut dalam bentuk yang berbeda. Kini, perempuan tidak hanya berjuang untuk kesetaraan, tetapi juga untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Dengan semangat Kartini yang terus hidup, Kota Tangerang menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender sekaligus memperkuat peran perempuan dalam berbagai lini pemerintahan. Momentum ini diharapkan dapat menginspirasi generasi perempuan untuk terus maju, berani, dan berkontribusi lebih luas bagi masyarakat.
(Red)


















Comments are closed.