Breaking News, Sejumlah Kedaraan Terlibat Lakalantas di Gerbang Tol Ciawi

Terbaru

BPJS PBI Mendadak Mati, Ibu Habibah Lansia Mekarsari Dipingpong Kecamatan hingga Dinsos

badge-check

Warga Mekarsari, Neglasari Tangerang yang mengalami BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif (foto:tangerangpedia) Perbesar

Warga Mekarsari, Neglasari Tangerang yang mengalami BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif (foto:tangerangpedia)

TANGERANGPEDIA – Di usia 60 tahun, Ibu Habibah, warga RT.003 RW.002 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, seharusnya bisa berobat dengan tenang menggunakan BPJS Kesehatan PBI yang selama ini menjadi sandaran hidupnya. Namun kenyataan berkata lain. BPJS PBI miliknya mendadak nonaktif, dan sejak itu, pintu layanan kesehatan terasa tertutup rapat. Sabtu (07/02/26)

 

Masalah BPJS PBI nonaktif di Kota Tangerang tidak lagi sekadar data dan angka. Bagi Ibu Habibah, ini adalah soal rasa sakit dan ketidakpastian hidup. Ia baru mengetahui kepesertaannya tidak aktif saat hendak berobat ke rumah sakit. Alih-alih mendapatkan perawatan, ia justru diminta pulang.

 

“Saya mau berobat ke rumah sakit tapi tidak bisa. Terus saya disuruh ngurus aktifin lagi,” ujar Habibah dengan suara lirih.

 

Sejak saat itu, perjuangan baru dimulai. Habibah mengaku sudah bolak-balik ke kecamatan, ke Dinas Sosial, hingga diarahkan ke Dinas Kesehatan, namun belum juga mendapatkan kepastian. Setiap hari ia berharap ada solusi, tetapi yang ia temui justru birokrasi yang berbelit.

Baca Juga:  Apa Tujuan Strategi Pembelajaran Interaktif Kurikulum Merdeka?

 

“Saya sudah ke kecamatan, ke dinsos, sampai akhirnya disuruh ke dinkes. Sampai sekarang belum bisa juga,” tuturnya.

 

Kisah Habibah menjadi potret nyata dampak dari penonaktifan massal BPJS PBI akibat pembaruan data nasional. Kebijakan yang tidak disertai masa transisi dan sosialisasi ini membuat warga miskin dan lansia berada di posisi paling rentan.

 

Menanggapi kondisi tersebut, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang menilai kasus seperti yang dialami Habibah tidak boleh dianggap sepele. Sekretaris Fraksi PDIP, Teja Kusuma, menegaskan bahwa terhentinya layanan kesehatan akibat BPJS nonaktif adalah persoalan serius.

 

“Ini bukan soal administrasi. Ini soal nyawa. Ketika warga datang ke rumah sakit lalu ditolak karena BPJS-nya mati, itu sangat berbahaya,” tegas Teja.

 

Fraksi PDIP mendesak Pemkot Tangerang segera mengambil langkah cepat dengan mengalihkan peserta PBI yang dinonaktifkan ke skema BPJS PBI daerah, agar layanan kesehatan warga tidak terputus. Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh menunggu terlalu lama ketika warganya sudah terdampak langsung.

Baca Juga:  Datangi Kantor DPRD, Ini Tuntutan Masa Buruh di Kota Tangerang

 

Bagi Ibu Habibah, harapannya sederhana: bisa kembali berobat tanpa rasa takut ditolak. Kisahnya menjadi pengingat bahwa di balik kebijakan, ada manusia yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

 

(Red)

Comments are closed.

Read More

Komisi IV DPRD Kota Tangerang Prioritaskan Penanganan Banjir dan Akses Jalan di Ciledug

16 July 2026 - 15:28 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang sekaligus Ketua Fraksi PAN-PPP, Dadan Syahrudin (foto: ist)

Dinas Perkim Kota Tangerang Antar Pemkot Raih PAPTI Award 2026, Pelayanan SLF Terbaik di Indonesia

16 July 2026 - 11:58 WIB

Piagam penghargaan PAPTI AWARD untuk Pemerintah Kota Tangerang atas Kategori Penerbit SLF Terbaik (foto: ist)

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Perjuangkan Rehabilitasi Gedung MUI Periuk

14 July 2026 - 23:04 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Sumarti, S.IP., M.IP (foto:ist)

Perumda Tirta Benteng Genjot Layanan Air Bersih, Jatake Jadi Lokasi Perluasan Jaringan

12 July 2026 - 16:20 WIB

Perumda Tirta Benteng saat acara Sosialisasi Jaringan Air Minum di Jatake (foto: ist)

Festival Cisadane 2026 Siap Digelar, Catat Tanggal dan Waktunya

11 July 2026 - 14:40 WIB

Jembatan Kaca Berendeng, Kota Tangerang (foto: ist)
Trending on Acara dan Event