TANGERANGPEDIA – DPRD Kota Tangerang menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur Ramadan harus tetap berjalan meski memasuki bulan suci. Namun, pelaksanaan perbaikan jalan Kota Tangerang wajib menyesuaikan waktu dan metode kerja. Agar tidak memicu kemacetan, terutama pada jam pulang kerja menjelang berbuka puasa.
Pernyataan ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Dadan Syahrudin, yang menyoroti peningkatan mobilitas warga pada sore hari selama Ramadan. Menurutnya, pembangunan tidak boleh berhenti tetapi pengaturannya harus lebih cermat. Agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, yang ingin segera sampai di rumah untuk berbuka.
“Perbaikan jalan saat bulan Ramadan harus tetap berjalan, namun pelaksanaannya harus menyesuaikan kondisi warga. Terutama pada jam pulang kerja, karena masyarakat ingin segera sampai di rumah untuk berbuka puasa. Jangan sampai pekerjaan justru menimbulkan kemacetan panjang,” ujar Dadan, Kamis (19/2/26).
Saat ini, sejumlah ruas utama di Kota Tangerang masih dalam tahap pembenahan. Beberapa titik berada di jalur dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Kondisi ini membuat DPRD Kota Tangerang memberi perhatian khusus terhadap manajemen proyek, terutama menjelang waktu berbuka ketika volume kendaraan meningkat signifikan.
Selain itu, Ketua Fraksi PAN-PPP DPRD Kota Tangerang menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaksana proyek. Ia meminta agar pengaturan jam kerja serta rekayasa lalu lintas disiapkan secara matang sebelum pekerjaan dimulai.
“Kami meminta agar seluruh pekerjaan infrastruktur selama Ramadan dilakukan dengan perencanaan yang matang, termasuk pengaturan jam kerja dan manajemen lalu lintas. Prinsipnya, pembangunan tetap jalan, tetapi kenyamanan dan ketenangan warga dalam beribadah harus menjadi prioritas,” tegasnya.
DPRD Kota Tangerang menilai keseimbangan antara pembangunan dan kenyamanan publik harus menjadi standar utama selama Ramadan. Dengan pengawasan yang ketat, proyek perbaikan jalan dapat tetap berjalan tanpa mengorbankan kelancaran arus lalu lintas.
Lebih jauh, DPRD berharap pengaturan waktu kerja dapat difokuskan pada jam-jam non-peak hour untuk meminimalkan potensi kemacetan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk empati terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan membutuhkan mobilitas yang lebih lancar menjelang waktu berbuka.
Ke depan, DPRD Kota Tangerang akan terus memantau pelaksanaan proyek infrastruktur selama Ramadan. Dengan perencanaan yang tepat dan koordinasi yang solid, pembangunan tetap berjalan optimal, sementara masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
(ADV)


















Comments are closed.