TANGERANGPEDIA – PLN UP3 Bintaro menegaskan komitmennya dalam mendukung proyek pembangunan Jembatan Setu Raya 2 di Tangerang Selatan. Selain memastikan kelancaran proyek infrastruktur tersebut, PLN juga memastikan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat tetap andal.
PLN telah menyelesaikan relokasi empat jalur kabel Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) yang terdampak proyek pembangunan. Relokasi ini berlangsung pada 17-19 Oktober 2024, dilakukan dengan pengawasan ketat bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Tangerang Selatan. Hal ini memungkinkan proyek dimulai tepat waktu pada Oktober 2024.
Hendar Prisnadianta Y., Manager PLN UP3 Bintaro, menegaskan bahwa PLN berkomitmen menjalankan setiap proses relokasi secara cermat dan sesuai jadwal. “PLN UP3 Bintaro terus meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk meminimalkan dampak terhadap pasokan listrik masyarakat,” ujarnya.
Selama proyek berlangsung, PLN memasang penyangga sementara pada kabel SKTM untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil. Tim pengawas PLN juga terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga keselamatan dan keandalan jaringan listrik. “Kami berkoordinasi langsung jika terjadi kendala, sehingga masyarakat tidak terganggu dengan adanya proyek ini,” tambah Hendar.
Proyek pembangunan Jembatan Setu Raya 2 diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah Tangerang Selatan. PLN memastikan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur sambil menjaga pelayanan kelistrikan yang optimal bagi masyarakat sekitar. Hingga saat ini, pemasangan jembatan kabel berjalan sesuai jadwal.
Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang strategis tanpa mengorbankan keandalan listrik untuk masyarakat. Proses pembangunan diharapkan selesai tepat waktu, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Tangerang Selatan dan sekitarnya. (Ger/Zfn)




















Comments are closed.