Bantuan Laptop Chromebook untuk Sekolah di Kota Tangerang
Sebanyak 135 sekolah di Kota Tangerang menerima bantuan alat pembelajaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI berupa perangkat laptop yang dikenal sebagai Chromebook. Perangkat ini dirancang khusus oleh pihak kementerian dan didistribusikan ke berbagai tingkatan sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA baik negeri maupun swasta. Pengadaan ini dilakukan pada masa kepemimpinan Menteri Nadiem Makarim.
Namun, bantuan hibah tersebut sempat tercoreng oleh dugaan praktik korupsi yang dilakukan oleh sejumlah pejabat Kemendikbudristek. Salah satu tokoh yang menjadi tersangka dalam kasus ini adalah Ibrahim Arif, mantan konsultan kementerian. Selain itu, Nadiem Makarim juga telah dua kali diperiksa terkait adanya dugaan pelanggaran dalam proses pengadaan perangkat tersebut.
Tim Tangerangpedia melakukan survei terhadap penyaluran laptop Chromebook ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 33 Kota Tangerang yang berlokasi di Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah. Salah satu guru yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa sekolah tersebut menerima 41 unit laptop Chromebook. Meskipun jumlahnya cukup banyak, perangkat tersebut jarang digunakan oleh siswa.
Alasan utama penggunaan yang minim adalah karena laptop Chromebook hanya dapat dioperasikan secara online atau melalui jaringan internet. Hal ini menyulitkan para siswa dalam menggunakan perangkat tersebut tanpa akses internet. Selain itu, perangkat ini tidak memiliki fitur dasar seperti Microsoft Word, Microsoft PowerPoint, atau Paint yang sering digunakan dalam pembelajaran siswa jenjang SMP.
“Dalam Chromebook itu tidak ada fiturnya sama sekali, bahkan mengunduh WPS Office saja tidak bisa digunakan anak-anak sebagai dasar belajar mengakses teknologi umum yang ada di dalam laptop,” ujarnya.
Laptop Chromebook hanya digunakan saat ada ujian berbasis daring atau online. Seluruh perangkat hanya dapat diakses menggunakan akun tertentu yang telah disediakan. Untuk masuk ke dalam sistem, siswa harus login terlebih dahulu menggunakan akunbelajar.id.
Penggunaan Laptop Chromebook Saat Ujian
Salah seorang guru perempuan dari SMPN 33 Kota Tangerang menjelaskan bahwa laptop Chromebook telah diterima sejak tahun 2021 hingga 2022. Penerimaan bantuan tersebut terjadi saat pandemi Covid-19, sehingga layanan pembelajaran jarak jauh menjadi lebih dominan.
Menurut dia, siswa menggunakan laptop tersebut saat menjalani Ujian Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Penggunaan perangkat ini dilakukan secara bergiliran, tanpa memperhatikan tingkatan kelas siswa.
“Kalau mau lihat dipakai Laptop Chromebooknya itu nanti saja saat anak-anak ujian pada 5 Agustus 2025 mendatang,” ujarnya.
Meski bantuan laptop Chromebook bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kondisi yang terjadi menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara harapan dan realitas. Diperlukan evaluasi lebih lanjut agar perangkat tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan guru.















Comments are closed.