TANGERANGPEDIA – Molornya proses serah terima pengerjaan revitalisasi Pasar Anyar disorot Komisi IV DPRD Kota Tangerang.
Pasalnya, hingga April 2025 pihak kontraktor belum juga menyerahkan Pasar Anyar yang sudah selesai proses pengerjaannya.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Apanudin Jalu menjelaskan, proyek revitaslisasi Pasar Anyar seharusnya selesai dan diserah terimakan ke Pemkot Tangerang pada Februari 2025 lalu. Namun, hingga April 2025 belum juga diserah terimakan ke Pemkot Tangerang.
“Kita terima itu dijadwalkan seharusnya di bulan 2 kalau tidak salah. Lalu kita mendorong untuk Kementerian PUPR agar menyerahkan saat itu di bulan 3 lah. Namun sampai saat ini belum juga diserah terimakan,” ujarnya Rabu 16 April 2025.
Baca Juga: Layanan Sedot Kakus Resmi Disperkimtan Tangerang: Ini Biaya, Cara Pengajuan dan Nomor Kontaknya
Apanudin mengatakan, berdasarkan hasil diskusi, pertemuan dan hasl tinjauan Komisi IV DPRD Kota Tangerang kelapangan pihak Kementerian PUPR menyanggupi untuk sampai di bulan 2.
“Lalu kita oke lah kalau di bulan 2 itu bisa dilakukan. Nah sekarang ini kan sampai bulan sekarang ini juga memang belum diserah terimakan,” imbuhnya.
“Dan juga saya mendapat masukan-masukan juga dari teman-teman pedagang jika proyek revitalisasi itu tidak maksimal dalam proses pekerjaannya,” tambahnya.
Baca Juga: Sachrudin Minta OPD di Kota Tangerang Segera Menindaklanjuti Laporan Masyarakat.
Lebih lanjut, Komisi IV DPRD Kota Tangerang berencana akan meninjau kembali proyek revitalisasi Pasar Anyar untuk memastikan pengerjaannya berjalan dengan baik.
“Kami juga dari Komisi empat akan meninjau kembali sejauh mana kesiapan yang dilakukan oleh PP Urban itu sesuai pada hasil pertemuannya di waktu yang lalu itu.
Tapi kenyataannya kan kita mendengar ini kan kayaknya masih belum ada penyesuaian.
Insya Allah kita akan tinjau kembali,” tambahnya.
Apanudin berharap, meskipun pengerjaan revitalisasi Pasar Anyar menggunakan sumber dana dari APBN harus juga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saya mau minta kepada PT Urban, khususnya buat pengelola pasar ini harus sesuai pada ketentuan yang berlaku dan spek yang sudah ditetapkan.
Saya juga akan melakukan komunikasi dengan pak walikota,” pungkasnya.
Sebelumnya, Walikota Tangerang Sachrudin menyebut jika pemindahan pedagang ke gedung baru masih menunggu Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) dari Kementerian PUPR ke PD Pasar.
“Infonya akhir bulan ini. Tapi kita akan pastikan lagi,” tambahnya.
Sachrudin menyatakan Pasar Anyar yang baru siap menampung seluruh pedagang. Namun, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti aturan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa ke depan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar area pasar.
“Kita akomodasi semua pedagang, tapi harus sesuai ketentuan. Tidak boleh lagi ada yang berjualan di luar, hak pejalan kaki harus dijaga. Saya juga tidak ingin ada lagi premanisme dan pungli di sini,” tegasnya.
Untuk kelancaran proses relokasi, Sachrudin mengajak semua pihak, termasuk tokoh pasar, untuk bekerjasama. “Saya sudah bicara dengan Pak Ucok dan Pak Ayub. Mereka menyampaikan para pedagang siap masuk ke dalam gedung pasar,” pungkasnya.


















Comments are closed.