TANGERANGPEDIA – Sampah Lebaran Kota Tangerang diprediksi meningkat menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut mendorong DPRD Kota Tangerang meminta pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipasi sejak dini agar tumpukan sampah tidak semakin membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Mochamad Pandu menegaskan bahwa sampah Lebaran Kota Tangerang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia meminta Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan petugas kebersihan yang tetap siaga selama masa libur Idulfitri.
Menurut Pandu, peningkatan sampah Lebaran Kota Tangerang hampir selalu terjadi setiap tahun. Walaupun sebagian warga pulang ke kampung halaman, aktivitas rumah tangga serta konsumsi masyarakat tetap menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
“Petugas yang ada harus benar-benar dipastikan untuk mengontrol sampah agar tidak ada yang menumpuk. Walaupun beberapa warga Tangerang kembali ke kampung halaman, tumpukan sampah juga akan tetap ada sehingga diperlukan petugas yang tetap siaga,” ujar Pandu saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/3/26).
Ia menjelaskan, keberadaan petugas kebersihan yang tetap bertugas selama masa Lebaran menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi penumpukan sampah pasca-Idulfitri. Apalagi, kondisi TPA Rawa Kucing saat ini sudah berada dalam kapasitas yang cukup padat sehingga membutuhkan pengelolaan yang lebih optimal.
Selain mengandalkan petugas kebersihan, Pandu juga menilai pemerintah daerah perlu memperkuat strategi pengelolaan sampah secara menyeluruh. Salah satu langkah yang perlu dipertimbangkan adalah mencari metode pengolahan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada sistem lama. Pemerintah daerah perlu membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna menghadirkan solusi yang lebih modern dalam menangani persoalan sampah di Kota Tangerang.
“Walaupun arahan dari kementerian sudah tidak menganjurkan open dumping, maka kita harus melakukan ikhtiar lain. Kita tahu kerja sama pengelolaan sampah dengan PT Oligo sudah berakhir. Karena itu kita perlu membuka kerja sama baru dengan perusahaan lain untuk memaksimalkan pengelolaan sampah,” jelasnya.
Pandu menambahkan bahwa pengelolaan sampah yang efektif tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Ia mengingatkan warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, terutama selama momentum Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, suasana Lebaran yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat, tetapi juga oleh kondisi lingkungan yang bersih dan tertata.
Ia pun berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman tanpa terganggu oleh persoalan sampah di lingkungan sekitar.
“Harapan kami masyarakat bisa menikmati Hari Raya Idulfitri dengan tenang dan nyaman. Namun masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan lingkungan agar Kota Tangerang tetap bersih selama Lebaran,” pungkasnya.
(Red)


















Comments are closed.