Breaking News, Sejumlah Kedaraan Terlibat Lakalantas di Gerbang Tol Ciawi

Politik

DPRD Kota Tangerang: MBG Melalui Kantin Sekolah Untungkan Siswa dan UMKM Lokal

badge-check


Drs. H. Jusman Said, M.M anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang (foto:ist) Perbesar

Drs. H. Jusman Said, M.M anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang (foto:ist)

TANGERANGPEDIA – DPRD Kota Tangerang menyatakan dukungan terhadap rencana pelibatan kantin sekolah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah disiapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Skema baru tersebut, dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Sekaligus memberikan manfaat ekonomi, yang lebih luas bagi masyarakat sekitar sekolah.

Program Makan Bergizi Gratis, menjadi salah satu program nasional yang terus mendapat perhatian berbagai pihak karena menyangkut pemenuhan gizi peserta didik. Oleh karena itu, DPRD Kota Tangerang menilai keterlibatan kantin sekolah dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Sekaligus memperkuat pengawasan terhadap makanan, yang diberikan kepada siswa.

Program Makan Bergizi Gratis melalui kantin sekolah juga, diyakini mampu memangkas rantai distribusi yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaannya. Dengan proses penyediaan makanan yang lebih dekat dengan penerima manfaat, kualitas dan kesegaran makanan dinilai akan lebih terjaga.

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Jusman Said, mengatakan pihaknya mendukung penuh konsep pelaksanaan MBG melalui kantin sekolah. Menurutnya, pola tersebut akan menciptakan efisiensi yang signifikan. Karena tidak lagi membutuhkan proses distribusi, yang panjang dari dapur umum menuju sekolah.

Pada prinsipnya kami setuju. Jika dikelola melalui kantin sekolah, akan terjadi efisiensi yang luar biasa karena tidak lagi membutuhkan distribusi yang panjang. Makanan juga dapat disajikan lebih segar karena diproses langsung di lingkungan sekolah,” ujar Jusman.

Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, skema tersebut juga berpotensi menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Pelibatan kantin sekolah, membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Untuk menjadi pemasok bahan pangan, mulai dari sayuran, telur, ikan, daging, hingga produk pangan lainnya yang dibutuhkan dalam penyediaan menu bergizi.

Baca Juga:  Tak Ada Kelangkaan! Pangkalan Gas elpiji 3kg di Tangerang Siap Layani Rp19 Ribu

Menurut Jusman, kebijakan tersebut dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis, tidak hanya berfungsi meningkatkan kualitas gizi siswa. Tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha mikro, dan koperasi yang telah dibentuk pemerintah.

Di sisi lain, pengawasan terhadap kualitas makanan dinilai akan lebih mudah dilakukan apabila pengelolaannya berada di lingkungan sekolah. Guru, kepala sekolah, komite sekolah, hingga orang tua siswa dapat ikut berperan dalam memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kebersihan dan kebutuhan gizi anak.

Dengan pengelolaan di kantin sekolah, pengawasan menjadi lebih mudah dan kebutuhan siswa dapat lebih diperhatikan, baik dari sisi gizi maupun kesesuaian menu,” katanya.

Meski demikian, Jusman mengingatkan bahwa keberhasilan skema tersebut sangat bergantung pada regulasi dan standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan. Pemerintah perlu memastikan seluruh kantin yang terlibat memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, kualitas bahan baku, serta memiliki sistem pengawasan yang ketat.

Menurutnya, penyusunan SOP harus mencakup seluruh tahapan pelaksanaan. Mulai dari pengadaan bahan pangan, proses pengolahan makanan, distribusi di sekolah, hingga evaluasi kualitas menu yang diberikan kepada siswa.

Yang terpenting adalah regulasi dan SOP yang ketat agar kualitas, kebersihan, serta nilai gizi makanan tetap terjamin. Dengan begitu, program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi peserta didik,” pungkasnya. Selasa (23/06/26)

DPRD Kota Tangerang berharap, pelibatan kantin sekolah dalam Program Makan Bergizi Gratis. Dapat menjadi terobosan yang mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat pengawasan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar lingkungan pendidikan.

Baca Juga:  Cisadane Tercemar 22,4 Km! DPRD Kota Tangerang Minta Gudang Kimia Diidentifikasi

 

(Red)

Read More

Debu dan Asap Diduga Ganggu Warga Karawaci, DPRD Minta Pabrik CPO Dievaluasi

23 June 2026 - 16:40 WIB

Alfian Natsir Rafi anggota komisi I DPRD Kota Tangerang (foto:Tangerangpedia)

Karang Taruna Mekarsari Berguru ke RT Inovatif Peraih Rekor MURI

20 June 2026 - 23:09 WIB

Karang Taruna Kelurahan Mekarsari Kota Tangerang Bersama anggota saat berkunjung untuk belajar kepada Dr. Taufik Supriadi Yusuf (foto: tangerangpedia)

Supiani Tegaskan Aspirasi Warga Dapil V Jadi Prioritas, Bedah Rumah Jadi Sorotan

20 June 2026 - 18:21 WIB

Supiani, Ketua Komisi IV saat Reses DPRD Kota Tangerang yang digelar di Daerah Pemilihan (Dapil) V (foto: ist)

Kota Tangerang Jadi Rujukan Nasional, Pejabat Kementerian Belajar Reformasi Birokrasi

19 June 2026 - 13:52 WIB

Kegiatan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XVIII Kemenaker di Ruang Akhlakul Karimah (foto: ist)

Warga Modernland Menunggu 24 Tahun, DPRD Desak Fasos Fasum Segera Diserahkan

17 June 2026 - 16:19 WIB

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Kota Tangerang bersama Perhimpunan Penghuni Perumahan Modernland Tangerang (PPPMT) dan pihak pengembang PT Modernland Realty. (Foto: ist)
Trending on Politik