TANGERANGPEDIA – Rencana perluasan jalur sistem transportasi terintegrasi Jakarta (Jaklingko) hingga ke wilayah Tangerang mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo.
Arief menilai, program tersebut perlu kolaborasi antar pemerintah daerah (pemda). Hal itu dilakukan untuk memudahkan akses transportasi masyarakat dari dan menuju wilayah Jakarta .
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo mengatakan. Selain kolaborasi, program tersebut juga perlu singkronisasi antara Pemprov Banten dengan Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ).
Baca Juga: Perolehan Zakat Selama Ramahan 2025 di Baznas Kota Tangerang Tembus Rp 9,5Miliar
“Saya kira memang tidak bisa dipisahkan. Perlunya kolaborasi, dan koordinasi antara daerah. Dalam konteks ini, karena kita ada di daerah penyangga Ibu Kota ya. Penyangga Jakarta, jadi kita ya memang harus ada sinkronisasi, koordinasi dengan pemerintah Jakarta ya,” ujar pria yang juga menjabat sebaga Ketua DPD PKS Kota Tangerang ini.
Arief mengatakan, program tersebut berdampak positif bagi masyaraka. Hal tersebut guna memastikan warga Tangerang yang bekerja di Jakarta dapat terfasilitasi
secara transportasi publik selain KRL yang sudah berjalan selama ini.
“Sebenarnya kan Trans Jakarta juga sudah ada ya. Sudah berjalan sekarang. Cuman kan secara payment sistemnya atau sistem pembayarannya kan masih belum terintegrasi. Jadi kalau saya sih memang berharap sistem pembayaran ini juga terintegrasi yang ada di Tangerang dengan KRL maupun dengan yang ada di Transjakarta,” tambahnya.
Arief berharap, dengan terintegrasi sistem pembayaran diharapkan tidak merepotkan warga Tangerang.
“Dengan terintegrasi sistem pembayaran warga Tangerang tidak perlu direpotkan ya dengan sistem pembayaran yang terpisah antara angkutan umum di Tangerang dengan angkutan publik di KRL maupun di Transjakarta,” harapnya.
Sebelumnya, rencana perpanjangan rute Jaklingko mencuat ketika Gubernur Banten Andra Soni dan Walikota Tangerang Sachrudin menemui Guberur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan rapat koordinasi lintas wilayah, Rabu 9 April 2025.
Walikota Tangerang Sachrudin pun menyambut baik wacana perluasan layanan Jaklingko di Kota Tangerang.
Menurut Sachrudin, rencana perluasan rute Jaklingko di kota Tangerang bisa meminimalisir kemacetan di kota Tangerang. Selain tentunya membantu mobilitas warga kota Tangerang yang ingin menuju Jakarta.
“Saat ini diperlukan kolaborasi dari seluruh pemerintah daerah di wilayah aglomerasi Jabodetabek untuk menyelesaikan berbagai isu terutama soal kemacetan,”ujarnya.
Sachrudin pun menyambut baik rencan perluasan rute Jaklingko tersebut hingga masuk wilayah Tangerang.
Baca Juga: Sachrudin Imbau Pemudik Tak Bawa Keluarga yang Belum Punya Pekerjaan ke Kota Tangeran
“Saya menyambut baik rencana untuk memperpanjang rute Jaklingko di kota Tangerang, mengingat persoalan di kemacetan di Jabodetabek tidak bisa diselesaikan secara parsial. Perpanjangan rute tersebut harus bisa menguntungkan semua pihak terutama masyarakat,” tambahnya pria yang menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Tangerang ini.
Sachrudin mengtakan, Pemkot Tangerang
mengusulkan agar layanan BRT yang sebelumnya hanya sampai Kali Deres bisa diperpanjang sampai ke Terminal Poris, termasuk juga layanan busway bisa diperpanjang kembali sampai Ciledug tidak hanya sampai Puri Beta.
Gubernur DKJ, Pramono Anung menyampaikan, pihaknya ingin memperpanjang rute Transjabodetabek, MRT Jakarta dan JakLingko hingga Banten.
Untuk rute MRT Jakarta, sambung Pramono, Pemprov Jakarta akan memperluas rute hingga ke kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
“Kami akan terus mendorong supaya MRT tidak hanya berhenti di Lebak Bulus, tetapi juga akan diperluas, diperpanjang sampai dengan Balaraja. Jadi pemerintah Jakarta sudah memutuskan akan membuka lima rute baru. Dua rute yang berhubungan secara langsung dengan Tangerang dan Tangerang Selatan.” pungkasnya.


















